Seluk Beluk dan Hal-hal yang Perlu Diketahui soal SKB CPNS

Kompas.com - 01/03/2020, 18:30 WIB
Sebanyak 1.401 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkungan Kemendikbud tercatat mengikuti SKB pada Desember 2018 silam. Dok. KemendikbudSebanyak 1.401 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkungan Kemendikbud tercatat mengikuti SKB pada Desember 2018 silam.

KOMPAS.com – Tahapan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini tengah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Usai tahapan SKD, maka selanjutnya adalah tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Untuk Anda yang mengikuti tahapan seleksi CPNS, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui seputar SKB:

Apa itu SKB?

SKB merupakan tahapan lanjutan setelah pelaksanaan SKD.

Adapun yang berhak mengikuti SKB adalah mereka yang dinyatakan lolos passing grade dan perangkingan.

Jumlah mereka yang berhak mengikuti SKB adalah jumlah kebutuhan formasi dikalikan tiga.

Baca juga: Sah, SKD CPNS 2019 Pakai Aturan Baru Permenpan

Kapan pelaksanaan SKB?

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), SKB akan dilaksanakan pada 25 Maret hingga 10 april 2020.

Siapa yang berkah mengikuti SKB?

Untuk para peserta yang ingin mengetahui dirinya lolos tes SKD atau tidak, serta soal penentuan SKB, nantinya peserta bisa mengetahuinya melalui pengumuman yang dikeluarkan oleh setiap instansi.

Plt Kabiro Humas BKN, Paryono mengatakan data hasil SKD akan diintegrasikan oleh BKN.

Selanjutnya, hasil pengolahan yang dilakukan oleh BKN akan diserahkan tiap instansi dan akan diumumkan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X