Update Terkini Virus Corona, Menginfeksi 50 Negara, 83.265 Kasus dan 2.858 Orang Meninggal

Kompas.com - 28/02/2020, 08:51 WIB
Para pekerja medis dilengkapi pakaian pelindung memindahkan seorang pasien diduga terinfeksi virus corona (tengah) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam, di daerah Cheongdo, Korea Selatan, Jumat (21/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUTPara pekerja medis dilengkapi pakaian pelindung memindahkan seorang pasien diduga terinfeksi virus corona (tengah) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam, di daerah Cheongdo, Korea Selatan, Jumat (21/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.

138 fasilitas medis telah disiapkan untuk antisipasi terjadinya wabah.

Dari 38 kasus yang ada di Perancis, 2 orang dinyatakan meninggal.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengisolasi Diri Sendiri apabila Terkena Virus Corona?

California memantau 8.400 orang

California memantau sebanyak 8.400 porang dengan gejala virus corona.

Akan tetapi, negara itu hanya memiliki 200 tes kit. Negara tersebut kini menunggu agen-agen federal yang akan mengirim tes kit dalam jumlah besar.

Wakil Presiden Iran positif virus corona

Wakil Presiden Iran, untuk Urusan Wanita dan Keluarga Masoumeh Ebtekar, dinyatakan positif virus corona.

Sebelumnya negara ini juga mengonfirmasi bahwa Wakil Menteri Kesehatan Iran Harirchi juga terinfeksi dan sedang dikarantina.

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Mojtaba Zanouri juga mengonfirmasi dirinya positif dan tengah dikarantina.

Setidaknya ada total 7 pejabat Iran yang dikarantina akibat positif terinfeksi virus ini. 

Baca juga: Mengapa Pasien Suspect Corona yang Meninggal di RSUP Kariadi Harus Dibungkus Plastik?

Arab Saudi hentikan umrah

Arab Saudi menghentikan kunjungan umrah maupun ke Masjid Nabawi untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari antisipasi penyebaran virus corona.

Penangguhan juga berlaku bagi mereka yang ingin melakukan kunjungan wisata bagi turis yang datang dari negara di mana Covid-19 telah menyebar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X