Sewa Kantor Premium di Jakarta Termahal ke-55 di Dunia, Ini Harganya

Kompas.com - 23/02/2020, 07:50 WIB
Lokasi Distric 8 di kawasan SCBD Jakarta. Dok ASRILokasi Distric 8 di kawasan SCBD Jakarta.

KOMPAS.com - Harga sewa kantor premium di Jakarta menjadi yang termahal ke-55 di dunia. Selain Jakarta, terdapat lima kota besar di Asia Tenggara masuk ke daftar peringkat 86 penyewaan kantor premium termahal di dunia.

Hal tersebut berdasarkan data dari JLL (Jones Lang LaSalle), konsultan real estate global.

Singapura berada di peringkat ke-14 dengan sewa efektif bersih dan biaya hunian mencapai 117 dollar AS atau Rp 1,638 juta per tahun per meter persegi.

Harga ini setengah lebih sedikit dari harga sewa perkantoran premium di pusat distrik Hong Kong.

Hong Kong merupakan submarket termahal menurut edisi kelima dari Premium Office Rent Tracker (PORT) JLL, laporan yang membandingkan biaya hunian untuk bangunan kantor premium di seluruh pasar real estate terkemuka di dunia.

Baca juga: Sederet Startup Kosmetik Lokal Bakal Ramaikan Beauty Party

Harga sewa perkantoran premium di lima kota ASEAN

Harga sewa di lima kota lainnya di Asia Tenggara secara umum lebih rendah dibandingkan Singapura antara laian:

1. Kota Ho Chi Minh berada di peringkat #38, dengan harga sewa 78 dollar AS atau Rp 1,092 juta per meter persegi.

2. Jakarta dengan peringkat #55 memiliki harga sewa senilai 60 dollar AS atau Rp 840 ribu per meter persegi.

3. Manila yang berada di peringkat #66, dan memiliki harga sewa senilai 54 dollar AS atau Rp 756 ribu per meter persegi.

4. Bangkok, berada di peringkat #77, dengan harga sewa senilai 46 dollar AS atau Rp 644 ribu per meter persegi. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Penyebab Rendahnya Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jerman

Melihat Penyebab Rendahnya Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jerman

Tren
Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Pertamina Siapkan 52 Kamar Hotel untuk Tenaga Medis

Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Pertamina Siapkan 52 Kamar Hotel untuk Tenaga Medis

Tren
Amankah Donor Darah Saat Pandemi Virus Corona? Ini Penjelasan PMI

Amankah Donor Darah Saat Pandemi Virus Corona? Ini Penjelasan PMI

Tren
Dampak Virus Corona, Kasus KDRT di Dunia Meningkat akibat Covid-19

Dampak Virus Corona, Kasus KDRT di Dunia Meningkat akibat Covid-19

Tren
Kucing Disebut Dapat Tertular Virus Corona, Ahli: Belum Tentu Menular ke Manusia

Kucing Disebut Dapat Tertular Virus Corona, Ahli: Belum Tentu Menular ke Manusia

Tren
Bagaimana Cara Melindungi Hewan Peliharaan dari Infeksi Virus Corona?

Bagaimana Cara Melindungi Hewan Peliharaan dari Infeksi Virus Corona?

Tren
2.491 Orang Positif Covid-19 di Indonesia, Ini Rincian Kasus di 32 Provinsi

2.491 Orang Positif Covid-19 di Indonesia, Ini Rincian Kasus di 32 Provinsi

Tren
Update Virus Corona di Dunia, Berikut 10 Negara dengan Kasus Tertinggi

Update Virus Corona di Dunia, Berikut 10 Negara dengan Kasus Tertinggi

Tren
Kasus Infeksi Melonjak, Jepang Umumkan Status Darurat Nasional Virus Corona

Kasus Infeksi Melonjak, Jepang Umumkan Status Darurat Nasional Virus Corona

Tren
Wajib Pakai Masker, Cermati 5 Hal Ini jika Gunakan Masker Kain

Wajib Pakai Masker, Cermati 5 Hal Ini jika Gunakan Masker Kain

Tren
Mengapa Masa Karantina Selama Pandemi Corona Harus Dilakukan 14 Hari?

Mengapa Masa Karantina Selama Pandemi Corona Harus Dilakukan 14 Hari?

Tren
Gunung di China Dipadati 20.000 Pengunjung Usai Lockdown Dilonggarkan

Gunung di China Dipadati 20.000 Pengunjung Usai Lockdown Dilonggarkan

Tren
Ingin Dapat Token Listrik Gratis dari PLN? Ini Cara Mengetahui Listrik Subsidi

Ingin Dapat Token Listrik Gratis dari PLN? Ini Cara Mengetahui Listrik Subsidi

Tren
Kematian di Rumah, Korban Tak Terduga dari Krisis Virus Corona di Italia

Kematian di Rumah, Korban Tak Terduga dari Krisis Virus Corona di Italia

Tren
Hewan Positif Covid-19: Harimau di AS, Anjing di Hong Kong, dan Kucing di Belgia

Hewan Positif Covid-19: Harimau di AS, Anjing di Hong Kong, dan Kucing di Belgia

Tren
komentar
Close Ads X