Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Halmahera Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Kompas.com - 18/02/2020, 15:27 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

Hasil analis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar atau disebut stike slip fault.

Rahmay menyebut, hingga Selasa (18/2/2020) pukul 13.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Kemudian, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak lekas panik dan tetap tenang.

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya lagi.

Hal itu dilakukan guna menghindari masyarakat terutama masyarakat yang terdampak tidak termakan informasi palsu.

"Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa," imbuh dia.

"Atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," Kata Rahmat.

Baca juga: Viral Megathrust Sulawesi Sebabkan Gempa dan Tsunami Besar, Ini Penjelasannya

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X