Jadi Risiko Penyebaran Baru, Virus Corona Ditemukan dalam Kotoran

Kompas.com - 02/02/2020, 17:35 WIB
Ilustrasi Stocktrek Images/Getty ImagesIlustrasi

KOMPAS.com - Saat ini, perhatian para dokter terkait penyebaran virus corona terpusat pada sampel pernapasan dari kasus-kasus pneumonia. Namun, ada satu hal yang mungkin diabaikan dan mungkin menjadi sumber penyebarannya, yaitu diare.

Mengutip Bloomberg, novel coronavirus dideteksi pada kotoran dari kasus pertama di Amerika Serikat.  Penemuan tersebut tidak begitu disorot dibandingkan dengan laporan dari Wuhan, China, yang disebut sebagai pusat penyebaran virus.

Namun, penemuan ini tidak mengejutkan para ilmuwan yang telah mempelajari virus corona ataupun para dokter yang telah akrab dengan penyakit yang menyebabkan SARS ini.

Diare terjadi pada 10 hingga 20 persen pasien yang menderita SARS sekitar 17 tahun lalu dan menjadi sumber meledaknya wabah SARS di kompleks perumahan Amoy Gardens, Hong Kong. 

Virus corona pada kotoran

Menurut Profesor Ilmu Kedokteran Hewan dan Biomedis di University of Minenesota, SARS dan virus corona Wuhan mengikat reseptor protein yang berbentuk sama di dalam tubuh dan ditunjukkan pada paru-paru serta usus.

Kondisi ini menjadikan organ tersebut target utama bagi kedua virus. Penemuan virus Wuhan, atau dikenal sebagai 2019-nCoV, ada di dalam materi kotoran dari seorang laki-laki berusia 35 tahun yang diperiksa di Providence Regional Medical Center Everett Washington .

"Penemuan ini menarik," kata seorang epidemiologis penyakit menular dari Departemen Kesehatan Washington, Scott Lindquist.

Menurut Scott, penemuan ini menambah pengetahuan tentang virus corona yang tengah mewabah. 

Sejauh ini, para peneliti belum tahu penyebab pasti dari penyebaran 2019-nCoV dari manusia satu ke manusia lainnya.

Namun, diduga penyebabnya adalah melalui kontak dengan tetesan mengandung virus, yang dapat disebarkan melalui batuk dari orang yang terinfeksi dan ditularkan dengan tangan atau permukaan hingga objek lainnya.

Baca juga: Warga China yang Mengkritik Penanganan Virus Corona Bisa Dipenjara

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI 2020, Simak Info Lengkapnya

Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI 2020, Simak Info Lengkapnya

Tren
Sore Ini Bumi Berada pada Titik Aphelion, Simak Fakta-faktanya...

Sore Ini Bumi Berada pada Titik Aphelion, Simak Fakta-faktanya...

Tren
Update Virus Corona di Dunia 4 Juli: 11,1 Juta Orang Terinfeksi, WHO Minta Negara-negara Serius

Update Virus Corona di Dunia 4 Juli: 11,1 Juta Orang Terinfeksi, WHO Minta Negara-negara Serius

Tren
5 Bandara yang Sediakan Layanan Rapid Test dan Rincian Harganya

5 Bandara yang Sediakan Layanan Rapid Test dan Rincian Harganya

Tren
Tagihan Listrik Naik padahal Pemakaian Menurun? Kemungkinan Ini Penyebabnya Menurut PLN

Tagihan Listrik Naik padahal Pemakaian Menurun? Kemungkinan Ini Penyebabnya Menurut PLN

Tren
Info Pengumuman SBMPN 2020, Daftar Ulang, dan Seleksi Mandiri

Info Pengumuman SBMPN 2020, Daftar Ulang, dan Seleksi Mandiri

Tren
Viral Video Siswa SMP Diduga 'Ngelem', BNN Ingatkan Bahayanya

Viral Video Siswa SMP Diduga "Ngelem", BNN Ingatkan Bahayanya

Tren
[POPULER TREN] Wacana Belajar Jarak Jauh Permanen | Pengumuman SBMPN 2020

[POPULER TREN] Wacana Belajar Jarak Jauh Permanen | Pengumuman SBMPN 2020

Tren
Ini Perkembangan Terbaru Inggris soal Karantina dan Pembatasan Perjalanan

Ini Perkembangan Terbaru Inggris soal Karantina dan Pembatasan Perjalanan

Tren
Update Corona di ASEAN: Filipina Catatkan Kasus Harian Tertinggi

Update Corona di ASEAN: Filipina Catatkan Kasus Harian Tertinggi

Tren
Cek Pengumuman SBMPN 2020, 4 Juli 2020 Pukul 00.01 WIB di sbmpn.politeknik.or.id

Cek Pengumuman SBMPN 2020, 4 Juli 2020 Pukul 00.01 WIB di sbmpn.politeknik.or.id

Tren
Lawan Corona, India Buka Salah Satu Rumah Sakit Terbesar di Dunia

Lawan Corona, India Buka Salah Satu Rumah Sakit Terbesar di Dunia

Tren
Alasan Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Media Sosial...

Alasan Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Media Sosial...

Tren
Bukan Ditenggelamkan, Menteri Edhy Sebut Kapal Asing Lebih Baik Dimanfaatkan

Bukan Ditenggelamkan, Menteri Edhy Sebut Kapal Asing Lebih Baik Dimanfaatkan

Tren
Kasus Pegawai Starbucks dan Pemahaman soal Pelecehan terhadap Perempuan...

Kasus Pegawai Starbucks dan Pemahaman soal Pelecehan terhadap Perempuan...

Tren
komentar
Close Ads X