RSUD Jambi Kirim Sampel Darah Pasien WNA China yang Diduga Terkena Virus Corona ke Jakarta

Kompas.com - 27/01/2020, 19:20 WIB
Seorang pekerja dari layanan pembersihan menyemprotkan desinfektan di dalam gerbong kereta sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China, di Stasiun Kereta Api Suseo di Seoul, Korea Selatan, Jumat (24/1/2020). Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China. AFP/HONG YOON-GISeorang pekerja dari layanan pembersihan menyemprotkan desinfektan di dalam gerbong kereta sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China, di Stasiun Kereta Api Suseo di Seoul, Korea Selatan, Jumat (24/1/2020). Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China.

KOMPAS.com - RSUD Raden Mattaher Jambi mengambil sampel darah pasien warga China yang diduga terinfeksi virus corona, Senin (27/1/2020). 

Saat ini, pihak rumah sakit tengah menunggu hasil laboratorium yang hari ini sudah dikirim ke Jakarta.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr. Samsirun Halim, hasil pemeriksaan laboratorium tersebut baru bisa diketahui sampai 2 minggu mendatang.

Karena itu, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah pasien tersebut positif atau negatif virus Corona.

Meskipun demikian Samsirun menyebut, pemeriksaan secara klinis sejauh ini tidak menunjukkan ke arah infeksi virus corona tersebut.

"Untuk memastikan positif atau negatif tentu laboratorium. Tapi secara klinis kita tidak curiga ke situ (virus corona,red)," ujar Samsirun saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona di Jambi Masuk ke Indonesia Awal Januari

Terkait apakah pasien itu akan dirawat sampai menunggu hasil laboratorium, Samsirun mengatakan bahwa hal itu merupakan kewenangan dari dokter yang saat ini merawatnya.

"Itu kewenangan dari yang merawatnya," ucap Samsirun.

Ia juga kembali menegaskan bahwa pasien tersebut adalah warga negara asing asal China, bukan warga Jambi yang pulang dari China.

Kondisi membaik

Pihaknya juga mengatakan, pasien yang diduga terinfeksi virus corona tersebut kini sudah dalam kondisi sehat.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X