Kemendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga

Kompas.com - 29/12/2019, 14:44 WIB
Rapat Koordinasi tingkat Menteri membahas masalah di Papua dan Papua Barat, Jumat (27/12/2019) di Gedung Kemenkopolhukam). KemendagriRapat Koordinasi tingkat Menteri membahas masalah di Papua dan Papua Barat, Jumat (27/12/2019) di Gedung Kemenkopolhukam).

 

KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negerti ( Kemendagri) mengonfirmasi kabar yang sebelumnya berembus kencang, terkait pengunduran diri Wakil Bupati Nduga Wentinus Nimiangge.

Wentinus dikabarkan memilih untuk meninggalkan jabatannya setelah sang sopir sekaligus ajudannya, Hendrik Lokbere, meninggal tertembak peluru yang disebut berasal dari anggota TNI-Polri pada 20 Desember lalu.

Akibat kematian sang ajudan, dikabarkan Wentinus melepas seragam dinasnya di samping jenazah Hendrik sebagai bentuk kecewa.

Sebagaimana dikutip dari Tribun Jogja, Wentinus membuat surat pengunduran dirinya saat berada di Bandara Kenyam, 24 Desember 2019.

Diketahui, Kabupaten Nduga termasuk wilayah di Provinsi Papua yang masih rawan tindak kekerasan.

Informasi ini juga sudah beredar luas di media sosial, salah satunya Facebook di akun Thedy Pekei. Foto Wentinus saat memegang pengeras suara, duduk bersila di tengah jalanan dengan masyarakat yang juga terduduk di sekelilingnya beredar.

Ditambah dengan keterangan foto yang berbunyi sebagai berikut:

"Wakil Bupati Nduga-Prov. Papua Nyatakan Munur dari jabatannya.lantaran Warganya dibunuh dengan kekuatan Alat Negara, melalui TNI?POLRI"

Baca juga: Saat Perangkat Desa dan Bupati Gunakan NMAX dan Rubicon...

Tangkapan layar dari laman FacebookFacebook Tangkapan layar dari laman Facebook

Meski begitu, Kementerian Dalam Negeri mengaku belum menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan hingga Sabtu (28/12/2019).

Informasi ini disampaikan melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (29/12/2019).

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X