[POPULER TREN] Ramai soal Ular Kobra | Mitos Food Combining

Kompas.com - 10/12/2019, 08:45 WIB
Laman Tren Kompas.comLaman Tren

KOMPAS.com - Pemberitaan perihal "teror" ular kobra yang terjadi di sejumlah daerah masih menyedot perhatian pembaca.

Tidak hanya terjadi di Jember dan Ciracas, Jakarta Timur, satu keluarga di Wonosari Gunungkidul, Yogyakarta bahkan harus mengungsi akibat adanya anakan kobra di lingkungannya.

Selain "teror" ular kobra yang ramai dibaca pada Senin (9/12/2019), sosok Royke Tumilaar yang menjadi Direktur Utama Bank Mandiri turut menjadi perhatian publik.

Ada pula soal mitos sejenis yang berkenaan dengan bahaya mengonsumsi makanan yang terdiri dari bahan-bahan berbeda kandungan atau food combining yang banyak dibaca pada laman Tren.

Selengkapnya, berikut berita populer laman Tren pada Senin (9/12/2019) hingga Selasa (10/12/2019) pagi:

1. "Teror" Ular Kobra

Ular kobraShutterstock Ular kobra

Teror ular kobra tengah terjadi di sejumlah daerah.

Bahkan di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, satu keluarga terpaksa mengungsi akibat adanya anakan kobra di lingkungannya.

Lantas, mengapa tiba-tiba ular kobra terdapat di mana-mana?

Peneliti Herpetologi LIPI, Dr Amir Hamidy, mengatakan Pulau Jawa dan tanahnya yang subur adalah habitat asli ular kobra.

Simak selengkapnya dalam berita berikut ini:

Mengapa Ular Kobra Tiba-tiba Muncul di Mana-mana?

2. Mitos " Food Combining"

Nasi goreng Spesial di Bakmi Gocit, salah satu hidangan favorit di Bakmi Gocitdok. Bakmi Gocit Nasi goreng Spesial di Bakmi Gocit, salah satu hidangan favorit di Bakmi Gocit

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X