Kasus Novel Baswedan, Buku Merah, dan Beban Kapolri Baru

Kompas.com - 05/11/2019, 18:00 WIB
Upaya Pengungkapan Kasus Novel Baswedan KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoUpaya Pengungkapan Kasus Novel Baswedan

Tim yang terdiri dari 65 orang itu berasal dari berbagai unsur di antaranya pakar, internal KPK, dan kepolisian.

Tim gabungan bergerak ke sejumlah lokasi. Mulai dari Malang, Bekasi, hingga Ambon. Mereka memeriksa alibi orang-orang yang diduga terlibat.

Baca juga: Jokowi Beri Tenggat Waktu Ungkap Kasus Novel, Polri: Kita Tak Ada Tenggat Waktu

Tetapi perjalanan tim dengan masa kerja 8 Januari 2019 sampai 7 Juli 2019 itu belum memberkan hasil yang signifikan.

Buku merah

Hingga akhir jabatannya, TGPF hanya memberikan beberapa rekomendasi dan mengungkap ada enam kasus yang diduga terkait dengan penyerangan Novel.

Keenam kasus tersebut antara lain kasus korupsi e-KTP, kasus mantan Ketua MK Akil Mochtar, dan kasus mantan Sekjen MA Nurhadi.

Kemudian kasus mantan Bupati Buol Amran Batalipu, kasus korupsi wisma atlet, serta kasus sarang burung walet.

Tak hanya itu, ada pula kasus yang diduga terlupa seperti suap impor daging dengan tersangka Basuki Hariman.

Baca juga: Kembali Ditanya soal Kasus Novel, Kapolri Idham Azis: Secepatnya Kita Akan Ungkap

Kasus yang dikenal sebagai " buku merah" ini memuat daftar penerima suap dari Basuki Hariman. Daftar yang sensitif itu diduga dirusak.

Rekomendasi dari tim gabungan tersebut lalu ditindaklanjuti oleh Polri dengan membentuk tim teknis dengan masa tugas selama tiga bulan mulai tanggal 1 Agustsu 2019 hingga 31 Oktober 2019.

Tim dengan jumlah anggota sebanyak 120 orang itu terbagi atas penyelidik,penyidik, interogator, surveillance, siber inafis, laboratorium forensik, serta analisis dan evaluasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X