Kasus Dugaan Suap Dana Hibah KONI, Berawal dari OTT hingga Menjerat Menpora Imam Nahrawi

Kompas.com - 19/09/2019, 10:59 WIB
Menpora Imam Nahrawi KOMPAS/AGUS SUSANTOMenpora Imam Nahrawi

KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Imam Nahrawi dan asisten pribadinya, Mifathul Ulum, sebegai tersangka kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia, Rabu (18/9/2019).

Menpora Imam Nahrawi diduga menerima dana sebesar Rp 26,5 miliar untuk pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018.

Penetapan tersangka ini merupakan rangkaian panjang dari upaya KPK untuk memberantas korupsi di tubuh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Desember 2018.

Baca juga: Imam Nahrawi, dari Aktivis, Politisi, Menpora, hingga Tersandung Kasus KONI

Bagaimana perjalanan kasus ini hingga akhirnya menjerat Menpora Imam Nahrawi?

OTT pejabat Kemenpora

Akhir 2018 menjadi awal mula terendusnya kasus dugaan korupsi di tubuh Kemenpora.

Pada Selasa (18/12/2018), KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Kemenpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Jakarta.

Diberitakan Kompas.com, 18 Desember 2018, ada sembilan pejabat Kemenpora dan KONI yang diamankan.

Selain itu, KPK juga mengamankan kartu ATM yang berisi uang sekitar lebih dari Rp 100 juta dan uang tunai senilai Rp 300 juta saat OTT.

KPK juga menemukan uang sekitar Rp 7 miliar dalam bungkusan plastik saat tim KPK bergerak ke Kantor KONI.

Penetapan tersangka

Sehari berselang, 19 Desember 2018, KPK menetapkan Deputi IV Kemenpora, Mulyana sebagai tersangka, seperti diberitakan oleh Kompas.com (20/12/2018).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X