Pembantaian PKI oleh Pemuda Pancasila

Kompas.com - 29/09/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Pemuda Pancasila adalah organisasi paramiliter Indonesia yang didirikan oleh Jenderal AH Nasution pada 28 Oktober 1959.

Pemuda Pancasila bergerak sebagai organisasi antikomunis.

Oleh sebab itu, organisasi ini juga ikut terlibat dalam pembantaian orang-orang yang terduga Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurut riwayat, Pemuda Pancasila telah membunuh satu juta atau lebih orang-orang yang dituduh komunis di Provinsi Sumatera Utara.

Baca juga: Pemuda Rakyat, Organisasi Pemuda PKI

Sejarah singkat Pemuda Pancasila

Pemuda Pancasila atau yang dulu disebut disebut Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) merupakan sayap politik dari para petinggi militer yang masih berdinas pada 1959.

Adapun tokoh-tokoh pendiri IPKI adalah Ahmad Yani, AH Nasution, Gatot Subroto, dan lain-lainnya.

Pada masa Revolusi Kemerdekaan, para tokoh tersebut dilarang terjun ke bidang politik karena adanya larangan untuk ikut aktif dalam politik praktis.

Oleh sebab itu, IPKI kemudian dibentuk. Tugas IPKI adalah melindungi NKRI dari berbagai ancaman komunis yang kala itu ditunggangi oleh PKI.

Pada masa itu, pergerakan PKI terus-menerus dibayangi oleh IPKI.

Oleh karena itu, ketika PKI membentuk Pemuda Rakyat, IPKI ikut membentuk Pemuda Pancasila (PP) pada 28 Oktober 1959.

Baca juga: Gerakan 30 September dan Salah Perhitungan Aidit - (Bagian 1 dari 3 tulisan)

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.