Olimpiade Tokyo, Cara Penyelenggara Amankan Perhelatan

Kompas.com - 04/01/2021, 20:07 WIB
Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONGBiaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

TOKYO, KOMPAS.com - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga sudah menetapkan bahwa Jepang tetap akan menyelenggarakan Olimpiade Tokyo pada tahun ini.

Berangkat dari kebijakan itu, panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo dan Paralimpik Tokyo atau Tokyo 2020 memberi perhatian khusus pada pengamanan perhelatan olahraga multicabang terakbar tersebut.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Ini Penegasan PM Jepang

"Kami memberi perhatian khusus agar tak terjadi serangan para peretas," kata pernyataan terkini Tokyo 2020, Senin (4/1/2021).

Untuk mewujudkan langkah perlindungan itu, Tokyo 2020 melatih 220 pakar keamanan informasi teknologi (IT).

Ilustrasi kejahatan digital, data pribadi, peretasan, peretasan digital, hackerShutterstock Ilustrasi kejahatan digital, data pribadi, peretasan, peretasan digital, hacker

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Ini Penegasan PM Jepang

Mereka disebut juga peretas bertopi putih.

"Tugas mereka adalah mengamankan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo dari serangan para peretas IT," kata pernyataan Tokyo 2020.

Para pakar ini kebanyakan berasal dari pakar IT perusahaan-perusahaan Jepang.

Ikut ambil bagian menugaskan karyawan mereka adalah Perusahaan Negara Telepon dan Telegraf (NTT Corp) dan NEC Corp.

Olimpiade Tokyo akan mulai dilaksanakan pada 23 Juli 2021.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X