Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ciri-ciri Virus sebagai Benda Mati

Kompas.com - 22/12/2023, 21:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.comVirus adalah agen infeksi yang memiliki ciri sebagai organisme hidup dan juga benda mati. Apakah ciri-ciri virus sebagai benda mati?

Ciri-ciri virus sebagai benda mati adalah:

  • Tidak memiliki sel
  • Bergantung pada inang
  • Dapat mengkristal.

Baca juga: Sifat Virus yang Mirip Makhluk Hidup

Tidak memiliki sel

Menurut teori sel, makhluk hidup didefinisikan sebagai organisme bersel yang memiliki sitoplasma.

Dilansir dari Biology LibreTexts, virus bersifat aseluler atau tidak memiliki sel yang mengandung sitoplasma.

Karena tidak memiliki sel, virus tidak melakukan proses biokimia sendiri seperti makhluk hidup pada umumnya. Sehingga, virus tergolong ke dalam benda mati.

Baca juga: Ciri Khas Virus yang Tidak Terdapat pada Organisme Lain

Bergantung pada inang

Ciri-ciri virus sebagai benda mati selanjutnya adalah tidak dapat melakukan metabolisme sendiri, sehingga harus bergantung pada sel inang.

Tidak seperti makhluk hidup pada umumnya, virus tidak memiliki otonomi biokimia untuk melakukan metabolisme yang menopang kehidupan.

Dilansir dari Scientific American, virus bergantung pada sel inang untuk bahan mentah dan energi yang diperlukan untuk sintesis asam nukleat, protein, pemrosesan dan transportasi, serta semua aktivitas biokimia yang memungkinkan virus berkembang biak dan menyebar.

Artinya, virus tidak dapat berkembang biak atau memperbanyak dirinya sendiri tanpa adanya inang.

Baca juga: Pengertian Siklus Litik dan Proses Reproduksinya

Dapat mengkristal

Ciri-ciri virus sebagai benda mati selanjutnya adalah dapat mengkristal. Di mana komponen virus diubah menjadi benda padat (mengkristal).

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, virus mozaik tembakau adalah virus pertama yang mengkristal pada tahun 1935.

Kristalisasi virus dilakukan untuk mempelajari virus dan menjadi tonggak ilmu virologi.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com