Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/01/2023, 14:00 WIB

KOMPAS.com Tenggang rasa adalah sikap berupa perilaku baik dalam menghadapi perbedaan dengan orang lain. Tahukah kamu, apa manfaat tenggang rasa? Manfaat tenggang rasa dalam kehidupan sehari-hari adalah:

  • Menghargai perbedaan
  • Tegaknya hak asasi manusia
  • Melahirkan rasa peduli pada sesama
  • Tidak saling menyakiti
  • Lebih optimis dan percaya diri
  • Timbulnya rasa kekeluargaan
  • Tercipta lingkungan rukun, aman, dan damai

Baca juga: Contoh Sikap Tenggang Rasa di Lingkungan Sekolah

Menghargai perbedaan

Manfaat tenggang rasa dalam kehidupan sehari-hari adalah menghargai perbedaan. Tenggang rasa mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan apa pun, baik fisik, agama, suku bahasa, bangsa, sosial ekonomi, dan pandangan.

Tegaknya hak asasi manusia

Tenggang rasa yang mengajari untuk menghormati perbedaan bermanfaat untuk menegakan hak asasi manusia.

Di mana semua manusia memiliki hak asasi yang sama terlepas dari jenis kelamin, suku bangsa, agama, kondisi fisik, maupun sosial ekonominya.

Baca juga: Jenis-jenis Hak Asasi Manusia (HAM)

Melahirkan rasa peduli pada sesama

Menurut A. Ahmadi dalam buku Psikologi Sosial (2000), salah satu indikator sikap tenggang rasa adalah menghindari rasa masa bodoh.

Artinya, tenggang rasa mengajarkan kita untuk lebih peduli pada orang lain, memiliki rasa simpati dan empati, kerelaan membantu sesama, dan tidak egois.

Tidak saling menyakiti

Menurut Toto Suryana dalam Konsep dan Aktualisasi Kerukunan (2011), tenggang rasa memberikan kemauan untuk mengendalikan sikap, perbuatan, dan tutur kata agar tidak menyinggung dan melukai perasaan orang lain.

Sehingga, tenggang rasa bermanfaat agar tidak saling menyakiti sesama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Contoh Perilaku Tenggang Rasa dalam Kehidupan Masyarakat

Lebih optimis dan percaya diri

Menurut Reni Anggraeni Sadiah dalam Diktat Menanggang Rasa Lawan Bicara (2020), sikap tenggang rasa akan melahirkan pribadi yang optimis dan percaya diri dalam menentukan masa depan.

Hal tersebut karena tenggang rasa membuat kita terbiasa akan perbedaan dan tidak membanding-bandingkan diri sendiri pada orang lain yang melahirkan sikap pesimis.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+