Kompas.com - 04/07/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Setiap masyarakat membutuhkan sistem ekonomi sebagai cara di mana ekonomi mengorganisasi penggunaan sumber daya yang terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa serta mendistribusikan bagi orang dan kelompok dalam masyarakat tertentu. 

Salah satu sistem ekonomi, yaitu ekonomi komando. Dilansir dari buku Perekonomian Indonesia (2021) oleh Royda, sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi di mana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. 

Dalam suatu ekonomi komando, pejabat pemerintahan memutuskan apa dan beberapa banyak yang harus diproduksi oleh siapa, kapan, untuk siapa, dan mengapa. 

Keputusan-keputusan ini biasanya merupakan bagian dari perencanaan pemerintah keseluruhan, sehingga ekonomi komando sering disebut juga dengan ekonomi terencana. 

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Produsen dalam ekonomi komando biasanya tidak memiliki banyak pilihan mengenai barang dan jasa yang harus diproduksi. 

Tugas utama produsen adalah memenuhi kuota produksi yang dicanangkan oleh rencana tersebut. Harga juga ditentukan oleh para perencana pemerintahan dan biasanya sangat kaku. 

Ciri-ciri ekonomi komando 

Ciri-ciri sistem ekonomi komando sebagai berikut: 

  • Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
  • Hak milik perorangan tidak diakui 
  • Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian
  • Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah

Kekuatan dan kelemahan sistem ekonomi komando 

Disadur dari buku Pengantar Ekonomi Makro (2022) oleh Elpisah, sebagai berikut: 

Kekuatan sistem ekonomi komando 

Beberapa kekuatan sistem ekonomi komando, yaitu: 

  • Pemerintah menentukan jenis latihan produksi seperti yang ditunjukkan oleh pengaturan sehingga pasar lokal bergerak seperti yang diharapkan 
  • Peneyebaran sentimen agak mudah dilakukan 
  • Pemerintah lebih mudah untuk mengontrol inflasi, pengangguran, atau ketidaksenonohan ekonomi lainnya 
  • Pemerintah sepenuhnya bertanggung jawab atas latihan ekonomi
  • Program pemerintah langsung dipahami 
  • Pengendalian dan pengolahan lebih mudah dilakukan

Baca juga: Sistem Ekonomi Campuran: Pengertian dan Ciri-cirinya

Kelemahan sistem ekonomi komando

Sedangkan beberapa kelemahan sistem ekonomi komando adalah: 

  • Tidak ada kesempatan untuk bekerja 
  • Hak kepemilikan individu tidak dirasakan 
  • Potensi, imajinasi, dan dorongan masyarakat tidak menciptakan 
  • Memaksakan praktik model bisnis sering terjadi 
  • Tergantung pada pemerintah 
  • Masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk mengklaim aparat dan sumber daya
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.