Kompas.com - 02/07/2022, 19:15 WIB

KOMPAS.com - Bioteknologi berasal dari bahasa Latin, bio yang artinya hidup, teknos berarti teknologi atau penerapan, dan logos yang diartikan sebagai ilmu. 

Dilansir dari situs European Federation of Biotechnology, bioteknologi merupakan perpaduan ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa. 

Tujuan bioteknologi untuk meningkatkan aplikasi organisme hidup, sel, bagian dari organisme hidup, dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan barang dan jasa. 

Dalam perkembangannya, bioteknologi terbagi menjadi dua jenis. Salah satunya yaitu bioteknologi konvensional.

Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang memanfaatkan organisme secara langsung untuk menghasilkan produk barang dan jasa yang bermanfaat bagi manusia dengan proses fermentasi. 

Bioteknologi konvensional dilakukan secara sederhana dan diproduksi dalam jumlah yang tidak besar. 

Baca juga: Pengertian Bioteknologi dan Ciri-cirinya

Manfaat bioteknologi konvensional 

Beberapa manfaat dari bioteknologi konvensional, yaitu: 

  • Membuat makanan lebih tahan lama
  • Biaya yang dikeluarkan lebih ekonomis atau murah
  • Meningkatkan nilai gizi dari produk makanan dan minuman
  • Menciptakan sumber makanan baru 
  • Tidak menyebabkan alergi untuk dikonsumsi
  • Menjadi teknologi yang sederhana

Ciri-ciri biteknologi konvensional 

Dikutip dari buku History, Scope and Development of Biotechnology (2018) oleh Saurabh Bhatiani, beberapa ciri-ciri bioteknologi konvensional di antaranya: 

  • Menggunakan teknik fermentasi 
  • Kebanyakan digunakan untuk membuat makanan 
  • Prosesnya terjadi secara alami dan sederhana
  • Penggunaan mikroba secara langsung 
  • Tidak ada modifikasi genetik

Baca juga: Dampak Penerapan dan Pengembangan Bioteknologi

Contoh bioteknologi konvensional 

Penerapan bioteknologi konvensional digunakan seperti pada: 

  • Roti 

Pembuatan roti memanfaatkan peristiwa fermentasi oleh yeast. Yeast merupakan sejenis jamur yang ditambahkan pada adonan tepung dan menimbulkan proses fermentasi. 

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proses Metamorfosis Capung

Proses Metamorfosis Capung

Skola
Things at Hospital, Benda-benda Rumah Sakit dalam Bahasa Inggris

Things at Hospital, Benda-benda Rumah Sakit dalam Bahasa Inggris

Skola
Pengertian Peyorasi dan Ameliorasi beserta Contoh Kalimatnya 

Pengertian Peyorasi dan Ameliorasi beserta Contoh Kalimatnya 

Skola
10 Hewan-hewan Nokturnal

10 Hewan-hewan Nokturnal

Skola
Bagaimana jika Hewan dan Tumbuhan Punah?

Bagaimana jika Hewan dan Tumbuhan Punah?

Skola
Proses Siklus Air dan Hambatannya

Proses Siklus Air dan Hambatannya

Skola
Mengenal Satelit, Jenis, dan Fungsinya

Mengenal Satelit, Jenis, dan Fungsinya

Skola
Angka Penting: Pengertian, Aturan, dan Contohnya

Angka Penting: Pengertian, Aturan, dan Contohnya

Skola
Karakteristik Lumut dan Klasifikasinya

Karakteristik Lumut dan Klasifikasinya

Skola
Teks Eksposisi Definisi: Pengertian dan Contohnya

Teks Eksposisi Definisi: Pengertian dan Contohnya

Skola
4 Tahapan Proses Kewirausahaan

4 Tahapan Proses Kewirausahaan

Skola
Masalah Pokok Ekonomi Klasik

Masalah Pokok Ekonomi Klasik

Skola
Sosiologi Mikro: Pengertian dan Contohnya

Sosiologi Mikro: Pengertian dan Contohnya

Skola
Jenis-jenis Alat Pemuas Kebutuhan Beserta Contohnya

Jenis-jenis Alat Pemuas Kebutuhan Beserta Contohnya

Skola
Obyek Formal dalam Ilmu Sosiologi

Obyek Formal dalam Ilmu Sosiologi

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.