Kompas.com - 29/06/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi prinsip regenerasi dalam biologi KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi prinsip regenerasi dalam biologi

KOMPAS.com – Jika mendengar kata regenerasi apakah yang tersirat dalam otak? Anggota tubuh yang tumbuh kembali setelah terpotong atau luka yang sembuh secara seketika.

Prinsip regenerasi dalam biologi yaitu menumbuhkan kembali bagian tubuh yang rusak atau lepas. Sehingga dapat diartikan, regenerasi adalah proses alami tubuh makhluk hidup untuk memulihkan sel, jaringan, dan organ tubuh yang rusak agar bisa berfungsi kembali.

Dilansir dari eLife, ide tantang regenerasi muncul pada abad ke-18 saat naturalis bernama Abraham Trembley meneliti alasan mengapa kepala hydra dan cacing tanah dapat tumbuh kembali setelah dipisahkan.

Dari penelitian tersebut didapatkan bahwa hydra dan cacing dapat meregenerasi tubuhnya sendiri. Hal ini sama seperti cicak yang dapat menumbuhkan kembali ekornya yang hilang atau babi yang bisa regenerasi anggota tubuhnya.

Baca juga: Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Dilansir dari Biology LibreTexts, salamander bahkan dapat meregenerasi ekor, kaki, bahkan matanya yang hilang hanya dalam beberapa minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut terjadi karena salamander memiliki sel blastema (masaa sel yang tidak terdeferensiasi) dalam tubuhnya yang kemudian akan terdiferensiasi mengantikan bagian tubuhnya yang hilang.

Dilansir dari National Institute of General Medical Sciences, semua organisme hidup memiliki kemampuan untuk beregenerasi sebagai bagian proses alami untuk mempertahankan jaringan dan organnya.

Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa manusia juga dapat meregenerasi dirinya sendiri. Namun sistem regenerasi pada makhluk hidup tidak semuanya sama, bergantung pada spesiesnya.

Proses regenerasi pada manusia

Proses regenerasi manusia tidak terjadi secara dramatis seperti yang digambarkan pada film. Manusia tidak bisa mengganti organ tubuhnya yang hilang atau menumbuhkan kembali tangannya yang putus.

Pada manusia, saat organ tubuh luar terputus karena amputasi, organ tersebut tidak akan tumbuh kembali. Namun luka akibat terputusnya organ tubuh tersebut akan sembuh.

Baca juga: Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Tujuan dan Dasar Klasifikasi

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, penyembuhan luka merupakan regenerasi tingkat jaringan yang terjadi saat penyembuhan luka, patah tulang, dan sel-sel menggantikan diri mereka sendiri saat diperlukan.

Regenerasi terjadi terus-menerus dalam tubuh manusia tanpa disadari. Misalnya sel darah putih hanya berumur dua hari, setiap dua hari sel akan mati dan digantikan dengan sel darah putih yang baru.

Sel kulit hanya dapat bertahan hidup selama dua hingga tiga minggu. Sel darah diregenerasi setiap empat bulan sekali, sedangkan sel pada lensa mata akan tetap sama seumur hidup manusia.

Tanpa disadari manusia mengalami banyak regenarasi dalam tubuhnya tanpa harus terluka ataupun mengalami cedera. Berikut adalah tabel yang menunjukkan umur sel-sel dalam tubuh manusia.

Tingkat pembaruan sel di berbagai jaringan tubuh manusia. Nilai dibulatkan menjadi satu angka pentingbook.bionumbers.org Tingkat pembaruan sel di berbagai jaringan tubuh manusia. Nilai dibulatkan menjadi satu angka penting

Baca juga: Mengapa Energi Air Sangat Penting bagi Makhluk Hidup?


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.