Kompas.com - 15/04/2021, 15:15 WIB

KOMPAS.com - Tanah liat sering menjadi bahan utama pembuatan kerajinan. Sifatnya yang mudah diolah, memudahkan pembuatnya untuk berkreasi sesuai dengan keinginannya.

Jika melihat teksturnya, tanah liat cenderung lengket dan mudah menyatu saat basah. Namun, saat kondisinya kering, tanah liat mudah hancur dan terpecah menjadi butiran halus.

Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), tanah liat harus memiliki tingkat tekstur yang baik saat akan diolah menjadi kerajinan. Teksturnya tidak boleh terlalu basah ataupun terlalu kering karena akan memengaruhi hasil akhirnya.

Contoh kerajinan tanah liat yang mudah ditemui ialah gerabah, seperti kendi, celengan atau lainnya. Namun, bahan tanah liat juga bisa diolah menjadi bahan pembuatan patung ataupu lainnya.

Bagaimana cara membuat karya dari tanah liat?

Cara membuat

Sebelum memulai proses pembuatan kerajinan, bahan dan alat harus dipersiapkan terlebih dahulu, di antarany:

  1. Tanah liat 
  2. Kuas
  3. Alat ukir
  4. Meja putar
  5. Air
  6. Minyak 

Baca juga: Contoh Karya Seni Rupa Patung dan Asal Daerahnya

Untuk bahan pendukung lainnya bisa ditambahkan sesuai dengan keinginan pembuatnya. Contoh cat air atau cat untuk memberi warna pada hasil kerajinan tanah liat.

Setelah menyiapkan bahan dan alatnya, pembuatan kerajinan tanah liat bisa dimulai. Berikut cara membuat karya dari tanah liat:

  • Membentuk tanah liat menjadi benda yang diinginkan

Proses pembentukan tanah liat ini bisa diawali dengan mengambil sedikit demi sedikit tanah liat sesuai dengan kebutuhannya. Setelah itu, berilah air secukupnya untuk mencampurkan tanah liat supaya mudah dibentuk dan lebih lentur.

Pastikan jika air yang dicampurkan dalam tanah liat sesuai dengan tekstur yang diinginkan. Disarankan untuk tidak mencampurkan air terlalu banyak, karena nanti saat dibentuk tanah liat menjadi mudah lembek atau tidak kuat.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian dan Ciri-ciri Profesi

Pengertian dan Ciri-ciri Profesi

Skola
Perbedaan Puisi Rakyat dengan Puisi Modern

Perbedaan Puisi Rakyat dengan Puisi Modern

Skola
Faktor Edafik: Pengertian dan Contohnya

Faktor Edafik: Pengertian dan Contohnya

Skola
Sumber Daya Alam yang Bermanfaat untuk Industri Penerbangan

Sumber Daya Alam yang Bermanfaat untuk Industri Penerbangan

Skola
Penyebab Banjir akibat Perilaku Masyarakat

Penyebab Banjir akibat Perilaku Masyarakat

Skola
Penyebab Terjadinya Disparitas Antarnegara di Asia Tenggara

Penyebab Terjadinya Disparitas Antarnegara di Asia Tenggara

Skola
Mengapa Panas Bumi Termasuk Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan?

Mengapa Panas Bumi Termasuk Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan?

Skola
Ciri Kebahasaan Teks Eksplanasi

Ciri Kebahasaan Teks Eksplanasi

Skola
Konjungsi Urutan: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Konjungsi Urutan: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Skola
Sistem Ekonomi Etatisme: Pengertian dan Ciri-cirinya

Sistem Ekonomi Etatisme: Pengertian dan Ciri-cirinya

Skola
Macam-macam Devisa

Macam-macam Devisa

Skola
Pengertian Negosiasi, Aspek Kemampuan, dan Tahapannya

Pengertian Negosiasi, Aspek Kemampuan, dan Tahapannya

Skola
Mengenal Debat Parlemen

Mengenal Debat Parlemen

Skola
Mengenal Kurikulum Merdeka dan Peran Gurunya

Mengenal Kurikulum Merdeka dan Peran Gurunya

Skola
Gangguan Alat Indera Manusia

Gangguan Alat Indera Manusia

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.