Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/03/2021, 16:42 WIB

KOMPAS.com - Proposal usaha diperlukan dalam proses pengembangan unit usaha atau bisnis yang dijalankan. Proposal ini hendaknya memuat tujuan yang realistis atau tidak dibuat-buat.

Tujuan utama dari pembuatan proposal usaha ialah merencanakan unit bisnis serta meminta bantuan dana kepada pihak tertentu. Contohnya pengajuan proposal usaha ke bank terkait pinjaman dana.

Menurut Tuty Daswisaptri dalam buku Rahasia Pengusaha Cerdas dan Mandiri (2015), proposal usaha merupakan dokumen tertulis yang memuat berbagai unsur terkait suatu usaha atau proyek baru.

Unsur yang tercantum hendaknya bersifat jelas, sehingga mudah dipahami oleh pihak penerima proposal. Contohnya penjelasan tahap perencanaan, pengembangan dan tujuan usaha harus spesifik dan jelas.

Baca juga: Kaidah Kebahasaan Teks Proposal

Jenis proposal usaha

Dilansir dari situs Venngage, proposal usaha atau yang dalam Bahasa Inggris disebut business proposal dibagi menjadi tiga jenis, yakni:

  • Formally solicited atau proposal usaha resmi

Proposal usaha resmi biasanya digunakan untuk mempermudah proses kerja sama antara kedua belah pihak perusahaan atau unit usaha. Formally solicited bertujuan untuk menanggapi proposal resmi yang sebelumnya telah dikirimkan oleh pihak penerima.

  • Informally solicited atau proposal usaha informal

Proposal usaha informal biasanya digunakan memperluas jaringan bisnis serta menambah pelanggan usaha. Informally solicited bisa dibuat jika tidak ada permintaan resmi proposal dari pihak pembeli atau partner usaha.

  • Unsolicited

Proposal usaha ini hampir menyerupai brosur pemasaran. Unsolicited tidak menargetkan pihak tertentu atau target pemasarannya lebih bersifat umum. Alasannya karena pihak pembuat proposal belum tahu pasti tentang calon penerimanya.

Baca juga: Contoh Proposal Karya Ilmiah Singkat

Faktor penyusunan proposal usaha

Saat menyusun proposal usaha, ada empat faktor yang perlu diperhatikan, yaitu: 

  1. Tujuannya realistis
    Proposal usaha hendaknya mengandung tujuan yang realistis atau bisa dicapai sesuai kemampuan yang dimiliki. Tujuan realistis berarti tujuan tersebut dapat diukur dengan jangka waktu tertentu.
  2. Fleksibel
    Proposal usaha hendaknya disusun fleksibel, agar bisa mengikuti perkembangan usaha. Tujuannya untuk memunculkan alternatif strategi sesuai dengan unit usahanya.
  3. Memiliki batasan waktu
    Proposal usaha hendaknya memiliki batasan waktu yang jelas. Artinya proposal ini disusun menurut jangka waktu yang telah ditentukan serta rutin dilakukannya tahap evaluasi tentang kemajuan usaha.
  4. Komitmen
    Proposal usaha hendaknya didukung oleh seluruh pihak dalam unit usaha, baik dari lingkungan internal (pegawai dan pemimpin) maupun lingkungan eksteral (keluarga atau partner bisnis).

Baca juga: Contoh Proposal Singkat

Cara membuat proposal usaha

Mengutip dari buku Prinsip-Prinsip Dasar Kewirausahaan (2018) karya Iwan Shalahuddin dan kawan-kawan, proposal usaha sebaiknya dibuat obyektif, lengkap, rinci, akurat, jelas dan menarik untuk dibaca. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Venngage
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Macam-macam Alat Ukur Besaran Listrik

Macam-macam Alat Ukur Besaran Listrik

Skola
Perbedaan Sinyal Analog dan Digital

Perbedaan Sinyal Analog dan Digital

Skola
Topologi Bus: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Topologi Bus: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Skola
Apa itu Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)?

Apa itu Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)?

Skola
8 Macam Ancaman pada Keamanan Informasi Digital

8 Macam Ancaman pada Keamanan Informasi Digital

Skola
Redaksi: Pengertian dan Contoh Kegiatannya

Redaksi: Pengertian dan Contoh Kegiatannya

Skola
5 Jenis Pekerjaan di Bidang Pemasaran

5 Jenis Pekerjaan di Bidang Pemasaran

Skola
Fungsi Pola Lantai Tari Daerah

Fungsi Pola Lantai Tari Daerah

Skola
Tahapan dalam Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Tahapan dalam Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Skola
Kata Kunci: Pengertian dan Ciri-cirinya

Kata Kunci: Pengertian dan Ciri-cirinya

Skola
Dampak Mobilitas Sosial

Dampak Mobilitas Sosial

Skola
Contoh Kalimat Adverb dan Jenis-jenisnya

Contoh Kalimat Adverb dan Jenis-jenisnya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Transformator Ideal?

Apa yang Dimaksud dengan Transformator Ideal?

Skola
Perangkat Lunak: Pengertian dan Komponennya

Perangkat Lunak: Pengertian dan Komponennya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Power-on Self Test (POST)

Apa yang Dimaksud dengan Power-on Self Test (POST)

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+