Kompas.com - 26/03/2021, 15:36 WIB
Line produksi Honda CBR250RR di pabrik Karawang, Jawa Barat. Ghulam/KompasOtomotif Line produksi Honda CBR250RR di pabrik Karawang, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Produksi adalah salah satu kegiatan ekonomi berupa membuat barang atau jasa yang akan dijual dalam kegiatan ekonomi.

Produksi dilakukan bergantung rencana usaha yang telah disusun. Produksi industri rumahan dapat dilakukan dalam jumlah kecil, namun produksi di pabrik besar dilakukan secara massal.

Apa itu produksi massal

Dilansir dari Corporate Finance Institute, produksi massal adalah teknik industri pembuatan barang yang identik dalam jumlah besar dan jangka waktu yang lama.

Misalnya pabrik mi instan yang tiap harinya membuat ratusan hingga ribuan bungkus mi instan dengan bentuk, kemasan, rasa, dan kualitas yang sama.

Pada awalnya manusia memproduksi barang satu-persatu menggunakan tangan dan dibantu alat sederhana. Sehingga membutuhkan waktu yang lama, tenaga yang besar, juga hasil produksi yang sedikit. Namun lahirlah produksi massal melalui revolusi industri yang lahir di Inggris pada abad ke-18.

Baca juga: Pengembangan Usaha: Pengertian, Jenis, Aspek, dan Strateginya

Dilansir dari History, permintaan kain yang terus meningkat di Inggris mendorong perubahan produksi mekanis dari yang awalnya ditenun oleh tenaga manusia menjadi ditenun oleh mesin-mesin pemintal.

Produksi massa kain tersebut menghasilkan kain dalam jumlah besar, waktu yang singkat, lebih sedikit tenaga, dan biaya produksi yang lebih sedikit.

Revolusi industri tekstil tersebut disusul oleh penemuan kokas untuk peleburan besi, penemuan mesin bertenaga uap, penamuan lokomotif, penemuan alat komunikasi dengan sandi morse, dan mesin-mesin lainnya yang mendukung produksi massal sehingga menjadi modern seperti sekarang.

Keuntungan produksi massal

Produksi massa memiliki beberapa keuntungan, di antaranya: 

  1. Biaya produksi yang lebih rendah, tingkat produksi yang cepat, akurasi produksi yang tinggi. Hal ini karena mesin yang digunakan bekerja dengan cepat dan tidak mengalami kelelahan. Sehingga mesin akan membuat produk yang sama persis (berakurasi tinggi) dengan eror yang lebih kecil dibanding saat dikerjakan oleh manusia.
  2. Produksi massa juga membuat produsen dapat memenuhi permintaan pasar yang besar. Berapapun jumlah produk yang diminta, produksi massal bisa menyelesaikannya dalam jangka waktu yang singkat. Jumlah besar juga membuat biaya satuan produk menjadi lebih murah dibandingkan jika dibuat satu-persatu.

Baca juga: Peran Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dalam Perekonomian Indonesia

Contoh produksi massa adalah pabrik pembuatan makanan dan minuman dalam kemasan, pabrik pembuatan obat, pabrik pembuatan pembalut dan popok bayi, pabrik pembuatan kain, pabrik pembuatan pakaian, pabrik pembuatan komponen elektronik, bahkan pabrik pembuatan otomotif seperti motor dan mobil.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keunikan Alat Musik Tradisional Bali

Keunikan Alat Musik Tradisional Bali

Skola
Tuma, Alat Musik Khas Kalimantan Barat

Tuma, Alat Musik Khas Kalimantan Barat

Skola
8 Alat Musik Daerah NTT

8 Alat Musik Daerah NTT

Skola
Alat Musik Tradisional Kalimantan Utara

Alat Musik Tradisional Kalimantan Utara

Skola
Bisakah Serigala Dijinakkan?

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Skola
Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Skola
Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Skola
Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Skola
Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Skola
5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

Skola
Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Skola
Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Skola
5 Alat Musik Tradisional NTB

5 Alat Musik Tradisional NTB

Skola
4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

Skola
Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Skola
komentar
Close Ads X