Kompas.com - 22/12/2020, 14:46 WIB
Orgabisasi Jong Java museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.idOrgabisasi Jong Java

KOMPAS.com - Tri Koro Dharmo merupakan organisasi pemuda yang didirikan untuk mendidik pemuda calon penerus bangsa atas dasar nasionalisme.

Tri Koro Dharmo didirikan oleh Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman, dan Sudarno pada 7 Maret 1915. Dalam buku 45 Tahun Sumpah Pemuda (1974) karya Sudiro dkk, Tri Koro Dharmo memiliki arti ‘tiga tujuan mulia’ yaitu, sakti, budi dan bakti.

Latar belakang pendirian Tri Koro Dharmo tidak dapat terlepas dari eksistensi organisasi Budi Utomo.

Kemunculan Budi Utomo sebagai organisasi pergerakan nasional telah mengilhami golongan cendekiawan untuk membentuk organisasi serupa dengan tujuan yang lebih praktis.

Selain itu, golongan cendekiawan merasa perlu membentuk sebuah organisasi yang mampu mewadahi pemuda-pemuda pribumi untuk mengembangkan kemampuan demi kemajuan bangsa Indonesia.

Baca juga: Sejarah Gabungan Politik Indonesia (GAPI)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir dari website resmi Museum Sumpah Pemuda, pendirian Tri Koro Dharmo bertujuan untuk menciptakan suatu tempat pelatihan dan pembinaan bagi para pemuda pribumi agar mampu berkontribusi dalam perjuangan nasionalisme Indonesia.

Tujuan lain dari Tri Koro Dharmo adalah memperkuat eksistensi kebudayaan Jawa serta membangun persaudaraan antar suku bangsa Indonesia.

Perkembangan

Organisasi Tri Koro Dharmo mendapat simpati dari banyak pemuda dan pelajar dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk memfasilitasi antusiasme anggotanya, Tri Koro Dharmo membangun beberapa cabang organisasi di kota-kota besar.

Selain itu, Tri Koro Dharmo juga menerbitkan majalah yang berisi tentang gagasan-gagasan nasionalisme pemuda Jawa.

Tujuan utama penerbitan majalah ini adalah untuk mendekatkan pergerakan Tri Koro Dharmo dengan organisasi pemuda kedaerahan lain dan masyarakat pribumi.

Baca juga: Organisasi Pergerakan Perempuan di Indonesia

Jong Java

Perubahan nama organisasi Tri Koro Dharmo berlangsung pada kongres pertama Tri Koro Dharmo tanggal 12 Juni 1918. Dalam kongres tersebut, nama organisasi Tri Koro Dharmo berubah menjadi Jong Java atau Pemuda Jawa.

Perubahan nama Tri Koro Dharmo bertujuan untuk memperluas cakupan keanggotaan organisasi.

Dengan perubahan nama, anggota organisasi Tri Koro Dharmo mendapatkan anggota yang lebih luas, meliputi Jawa Tengah, Sunda, Jawa Timur, Madura dan Bali.

Perubahan nama dan sistem keanggotaan menjadi Jong Java tidak serta merta mengubah tujuan awal organisasi ini.

Tujuan Jong Java tetap berusaha untuk membangun jiwa nasionalisme di kalangan pemuda Jawa, Madura dan Bali.

Baca juga: Sarekat Islam: Pendirian, Perkembangan, dan Perpecahan


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X