Debat: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur, Struktur, Jenis, Contoh

Kompas.com - 26/11/2020, 20:20 WIB
Ilustrasi pengertian, tujuan, manfaat, struktur, jenis, dan contoh debat. KOMPAS.com/ARUM SUTRISNI PUTRIIlustrasi pengertian, tujuan, manfaat, struktur, jenis, dan contoh debat.

KOMPAS.comDebat adalah pertukaran pendapat mengenai suatu hal. Berikut pengertian, tujuan, manfaat, unsur, struktur, jenis, dan contoh debat:

Saat pemilihan presiden dan wakil presiden, kita pasti melihat masing-masing pasangan calon (paslon) menyampaikan pendapat dalam suatu acara di televisi.

Tayangan tersebut menampilkan para paslon yang saling menyampaikan argumennya terkait suatu hal. Kegiatan tersebut dapat dikatakan sebagai debat.

Pengertian debat

Dalam Debat: Berpikir Kritis, Berwawasan Luas, Persuasif, Argumentatif (2018) karya Fegy Lestari, debat adalah aktivitas untuk membahas sesuatu dan mempertahankan pendapat.

Dengan memberikan alasan atau bukti, bahkan meyakinkan orang lain akan kebenaran pendapatnya. Dan kemampuan menggiring orang lain untuk memahami pemikiran mereka.

Baca juga: Fakta dan Opini: Arti dan Ciri-cirinya

Menurut KBBI, debat diartikan sebagai pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Tujuan debat

Debat bertujuan untuk menyampaikan dan mempertahankan argumen. Argumen yang berkualitas, disampaikan berdasarkan fakta, bukti, dan pola pikir yang logis.

Manfaat debat

Berinteraksi dengan orang lain yang berbeda argumen memiliki beberapa manfaat. Manfaat debat antara lain:

  • Melatih keberanian mengungkapkan pendapat.
  • Menambah wawasan.
  • Melatih berpikir kritis, logis, dan tangkas.
  • Membantu kita menjadi orang yang lebih peka dan responsif.
  • Memperluas sudut pandang.
  • Memperoleh solusi alternatif yang bervariasi dari sebuah permasalahan.

Baca juga: Pernyataan Posisi, Tahap Argumen, dan Penguatan Pernyataan Posisi

Unsur debat

Unsur-unsur debat antara lain :

  • Mosi: isu, permasalahan, hal, tema, atau topik yang menjadi bahan debat. Mosi biasa berupa satu kalimat utuh, minimal berisi subyek, predikat, dan obyek.
  • Tim afirmatif: kelompok yang setuju dengan gagasan yang terdapat dalam mosi.
  • Tim negatif/oposisi: kelompok lawan afirmasi, tidak setuju dengan gagasan yang terdapat dalam mosi.
  • Tim netral: kelompok yang memberi dukungan untuk dua sisi, baik setuju maupun tidak setuju.
  • Moderator: pemandu atau orang yang memimpin jalannya debat.
  • Notulen: orang yang menuliskan jalannya suatu debat dan mencatat kesimpulan.

Struktur debat

Debat pada dasarnya berangkat dari teks. Seperti teks pada umumnya, debat juga memiliki struktur yang membangun narasi suatu debat. Berikut struktur yang terdapat dalam debat:

  • Pengantar: menjelaskan posisi si penyampai debat mengenai mosi. Apakah afirmasi atau oposisi. Dari penegasan posisi tersebut, debat dapat disampaikan dengan memberi awalan berupa gambaran umum atas topik yang diangkat.
  • Argumen: menjelaskan alasan mengapa setuju atau tidak setuju akan suatu hal. Sertakan fakta dan bukti yang mendukung. Fakta dan bukti tersebut harus sejalan dengan alasan agar argumen menjadi logis.
  • Simpulan: menegaskan kembali posisi si penyampai debat dalam mosi yang diangkat.

Baca juga: Teks Persuasi: Pengertian, Tujuan, Ciri-ciri dan Jenisnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkembangan Embrionik pada Hewan

Perkembangan Embrionik pada Hewan

Skola
Jaringan Adiposa

Jaringan Adiposa

Skola
Apa Itu Etiolasi pada Tumbuhan?

Apa Itu Etiolasi pada Tumbuhan?

Skola
Upaya Pelestarian Lingkungan Perairan

Upaya Pelestarian Lingkungan Perairan

Skola
Tinggi Rendah Nada dan Tanda Tempo

Tinggi Rendah Nada dan Tanda Tempo

Skola
Cara Mencegah Kepunahan Bahasa Daerah

Cara Mencegah Kepunahan Bahasa Daerah

Skola
Cara Menghitung Pola Irama Lagu

Cara Menghitung Pola Irama Lagu

Skola
Rumah Malige, Rumah Adat Masyarakat Buton

Rumah Malige, Rumah Adat Masyarakat Buton

Skola
Apa itu Plutokrasi?

Apa itu Plutokrasi?

Skola
Aset, Liabilitas dan Ekuitas dalam Ekonomi

Aset, Liabilitas dan Ekuitas dalam Ekonomi

Skola
Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan Pasar

Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan Pasar

Skola
4 Syarat Menyanyi Secara Vokal Grup

4 Syarat Menyanyi Secara Vokal Grup

Skola
Sikap Terhadap Keberagaman Suku Bangsa di Indonesia

Sikap Terhadap Keberagaman Suku Bangsa di Indonesia

Skola
Teknik Dasar Menyulam

Teknik Dasar Menyulam

Skola
Pengertian Garis Melodi dan Unsur Musik

Pengertian Garis Melodi dan Unsur Musik

Skola
komentar
Close Ads X