Kompas.com - 24/11/2020, 14:51 WIB
Peta Perang Mutah commons.wikishia.netPeta Perang Mutah

Melihat besarnya pasukan Byzantium Romawi, pasukan muslim tidak gentar sama sekali. Mereka mulai menyerang pasukan Byzantium pada 5 Jumadil Awal tahun 8 Hijriah.

Pertempuran antara Byzantium Romawi dan pasukan muslim berlangsung sangat sengit. Pasukan muslim yang berjumlah jauh lebih sedikit mampu membuat kewalahan pasukan Byzantium Romawi. Sayangnya dalam pertengahan perang Mu’tah, ketiga pemimpin pasukan muslim mati syahid.

Meninggalnya ketiga pemimpin pasukan muslim tidak menggoyahkan semangat pasukan muslim. Khalid bin Walid ditunjuk sebagai pemimpin pengganti dari pasukan muslim. Ia dipilih karena kemampuan berperangnya yang luar biasa.

Baca juga: Perang Uhud: Latar Belakang dan Kronologi Peristiwa

Momen yang sangat penting bagi pasukan muslim adalah momen-momen ketika kedatangan pasukan bantuan dari Madinah. Pasukan Byzantium yang mendengar tentang pasukan bantuan muslim merasa goyah dan memutuskan untuk mundur.

Mereka berpikir bahwa, 3.000 pasukan muslim saja bisa membuat perang yang sesengit itu apalagi ditambah dengan pasukan bantuan yang belum tentu jumlahnya itu tiba.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X