Kompas.com - 22/10/2020, 13:30 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Pergaulan bebas merupakan salah satu bentuk perilaku yang menyimpang yang melewati batas dari kewajiban, tuntutan, aturan, syarat, dan perasaan malu.

Pergaulan bebas harus dihindari karena dapat membahayakan kesehatan dan melanggar peraturan yang ada.

Pergaulan bebas bisa terjadi karena salah memilih lingkungan pertemanan serta rasa penasaran dan sikap labil yang masih melekat pada remaja.

Pengertian pergaulan bebas

Pergaulan bebas berasal dari kata "pergaulan" dan "bebas".

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata pergaulan berarti menjalin pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan kata bebas berarti lepas atau tidak terikat.

Maka dapat disimpulkan jika pergaulan bebas adalah jalinan pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat yang bersifat lepas atau tidak terikat.

Pergaulan bebas merupakan perilaku menyimpang yang melewati batas norma atau peraturan yang ada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bahaya dan Penggolongan Narkoba

Ciri-ciri pergaulan bebas

Pergaulan bebas harus dihindari karena merupakan salah satu perilaku menyimpang.

Pengetahuan tentang ciri-ciri pergaulan bebas juga sangatlah penting agar bisa menghindarinya.

Apa sajakah ciri-ciri pergaulan bebas?

Berikut ciri-ciri pergaulan bebas yang dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang berlebih pada hal yang bersifat negatif. Contohnya narkoba.
  2. Melakukan pemborosan uang untuk membeli barang yang kurang penting.
  3. Menggunakan obat-obatan terlarang, seperti narkoba untuk memenuhi keinginannya.
  4. Kecanduan menonton konten pornografi, bahkan melakukan seks bebas.
  5. Mengonsumsi alkohol atau minuman keras.
  6. Mudah mengalami kegelisahan, tidak sabar, emosional, selalu ingin melawan, atau rasa malas.

Baca juga: Cara Menghindari Narkoba

Faktor penyebab pergaulan bebas

Pergaulan bebas tidak hanya disebabkan oleh lingkungan pertemanan yang kurang baik serta rasa ingin tahu yang tinggi.

Pola asuh orang tua juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas. Orang tua diharapkan bisa selalu mengawasi serta mendampingi remaja.

Selain pola asuh orang tua, masih ada empat faktor penyebab lainnya dari pergaulan bebas. 

Apa sajakah itu? Berikut faktor penyebab pergaulan bebas:

  • Keadaan keluarga yang kurang harmonis

Kurangnya perhatian serta kasih sayang dari orang tua bisa menyebabkan remaja terjerumus pada pergaulan bebas. Hal ini dikarenakan remaja masih labil serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

  • Lingkungan tempat tinggal

Lingkungan sekitar tempat tinggal juga sangatlah berpengaruh pada perilaku remaja. 

  • Menjalin pertemanan yang kurang baik

Baca juga: Sejarah Terciptanya Permainan Sepak Bola

Pertemanan juga sangat mempengaruhi perilaku remaja. Terkadang remaja merasa sulit untuk menolak karena atas dasar pertemanan. 

  • Keadaan ekonomi

Keadaan ini juga sangat mempengaruhi perilaku remaja. Karena remaja tidak mendapatkan akses informasi tentang bahaya pergaulan bebas, seperti penggunaan narkoba, seks bebas dan lain sebagainya.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Cara Mengatur Waktu?

Bagaimana Cara Mengatur Waktu?

Skola
Alasan Seorang Pelajar Wajib Mengumpulkan Tugas Tepat Waktu

Alasan Seorang Pelajar Wajib Mengumpulkan Tugas Tepat Waktu

Skola
Apa Manfaat Komputer bagi Kehidupan Masyarakat?

Apa Manfaat Komputer bagi Kehidupan Masyarakat?

Skola
Pengaruh Positif dan Negatif Informasi Pendidikan dari Televisi

Pengaruh Positif dan Negatif Informasi Pendidikan dari Televisi

Skola
Pengaruh Positif dan Negatif Informasi Ilmu Pengetahuan dari Televisi

Pengaruh Positif dan Negatif Informasi Ilmu Pengetahuan dari Televisi

Skola
Tujuan VLAN, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerja

Tujuan VLAN, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerja

Skola
Identifikasi 5 Kekhasan Benua Asia

Identifikasi 5 Kekhasan Benua Asia

Skola
Apa Manfaat Jam dalam Kehidupan Sehari-hari?

Apa Manfaat Jam dalam Kehidupan Sehari-hari?

Skola
Apa yang Terjadi Jika Dinosaurus Masih Hidup?

Apa yang Terjadi Jika Dinosaurus Masih Hidup?

Skola
Tidak Hanya Australia, Indonesia Juga Punya Kanguru

Tidak Hanya Australia, Indonesia Juga Punya Kanguru

Skola
Apa Benar Manusia Punya 7 Kembaran?

Apa Benar Manusia Punya 7 Kembaran?

Skola
Kenapa Matematika Susah?

Kenapa Matematika Susah?

Skola
Kenapa Berang-Berang Membuat Bendungan?

Kenapa Berang-Berang Membuat Bendungan?

Skola
Mengapa Cacing Mati jika diberi Garam?

Mengapa Cacing Mati jika diberi Garam?

Skola
Kenapa Hewan Punya Ekor?

Kenapa Hewan Punya Ekor?

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.