Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/10/2020, 15:06 WIB

KOMPAS.com – Dalam sebuah negara tentu terdapat sebuah pemerintahan dan interaksi antar masyarakat.

Agar proses pemerintahan dan interaksi antar masyarakatnya berjalan secara tertib, maka dibentuklah aturan atau sebuah lembaga yang disebut sebagai lembaga politik.

Dalam buku Kamus Sosiologi (2018) karya Agung Tri Haryanta dan Eko Sujatmiko, lembaga politik adalah lembaga sosial yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang, berhubungan dengan kehidupan politik.

Lembaga politik tidak hanya mengatur hubungan antara kekuasaan dan wewenang dalam masyarakat. Tetapi juga mencakup aturan tentang penerapan hukuman atau paksaan fisik demi mencapai kepentingan bersama angota-angota masyarakat.

Baca juga: Peran dan Fungsi Lembaga Ekonomi

Ada dua aspek penting untuk memahami lembaga politik. Pertama, lembaga politik memiliki kewenangan menggunakan kekuatan fisik. Kedua, lembaga politik mampu memenuhi kebutuhan sendiri.

Ciri-ciri lembaga politik

Dilansir dari buku Pengantar Ringkas Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial (2020) karya Elly M. Setiadi, dijelaskan bahwa ada tiga ciri-ciri lembaga politik, yaitu:

  • Terdapat komunitas manusia yang secara sosial bersatu (hidup bersama) atas dasar nilai-nilai yang telah disepakati bersama.
  • Terdapat asosiasi politik atau bisa disebut pemerintahan yang aktif.
  • Asosiasi tersebut menjalankan fungsi-fungsi untuk kepentingan umum. Selain itu, asosiasi tersebut juga diberi kewenangan luas (jangkauan kewenangan hanya dalam teritorial tertentu).

Baca juga: Lembaga Pendidikan: Pengertian, Peran dan Fungsi

Fungsi lembaga politik

Lembaga politik memiliki tiga fungsi utama, sebagai berikut:

  • Menjaga ketertiban di dalam

Lembaga politik berfungsi menjaga ketertiban di dalam masyarakat dengan kewenangan yang dimilikinya. Baik itu menggunakan cara persuasif maupun menggunakan cara paksaan fisik.

  • Menjaga keamanan dari luar

Lembaga politik, melalui alat-alat yang dimiliki berfungsi mempertahankan negara dan masyarakat dari serangan pihak luar. Mempertahankan bisa dilakukan dengan cara diplomasi atau perang.

  • Melaksanakan kesejahteraan umum

Lembaga politik berfungsi merencanakan dan melaksanakan pelayanan-pelayanan pokok sosial, serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat seperti pangan, sandang, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Pendistribusian kebutuhan pokok tersebut juga menjadi tugas dari lembaga politik.

Baca juga: Lembaga Keluarga: Pengertian, Peran dan Fungsi

Selain fungsi utama, lembaga politik juga memiliki fungsi tersembunyi. Fungsi tersembunyi lembaga politik adalah sebagai saluran mobilitas sosial.

Lembaga politik dianggap sebagai saluran mobilitas sosial karena didalamnya terdapat struktur kekuasaan.

Adanya struktur kekuasaan memunculkan kemungkinan-kemungkinan naik-turunnya seseorang dari suatu lapisan ke lapisan yang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa itu Etika Pers?

Apa itu Etika Pers?

Skola
Kurawa Protagonis

Kurawa Protagonis

Skola
Penjualan Tatap Muka: Pengertian dan Contohnya

Penjualan Tatap Muka: Pengertian dan Contohnya

Skola
Bisnis Manufaktur: Pengertian dan Fungsinya

Bisnis Manufaktur: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Rancangan Perakitan: Pengertian dan Fungsinya

Rancangan Perakitan: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Wide Area Network (WAN): Pengertian dan Fungsinya

Wide Area Network (WAN): Pengertian dan Fungsinya

Skola
Macam-macam Alat Ukur Besaran Listrik

Macam-macam Alat Ukur Besaran Listrik

Skola
Perbedaan Sinyal Analog dan Digital

Perbedaan Sinyal Analog dan Digital

Skola
Topologi Bus: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Topologi Bus: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Skola
Apa itu Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)?

Apa itu Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)?

Skola
8 Macam Ancaman pada Keamanan Informasi Digital

8 Macam Ancaman pada Keamanan Informasi Digital

Skola
Redaksi: Pengertian dan Contoh Kegiatannya

Redaksi: Pengertian dan Contoh Kegiatannya

Skola
5 Jenis Pekerjaan di Bidang Pemasaran

5 Jenis Pekerjaan di Bidang Pemasaran

Skola
Fungsi Pola Lantai Tari Daerah

Fungsi Pola Lantai Tari Daerah

Skola
Tahapan dalam Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Tahapan dalam Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+