Bagaimana Pendapatmu tentang Permainan Anak Zaman Dahulu dan Permainan Zaman Milenial? Jawaban Soal TVRI 23 Juli SD Kelas 4-6

Kompas.com - 23/07/2020, 07:45 WIB
Pengunjung menikmati Taman Tomang Rawa Kepa dengan bermain permainan tradisional yang disediakan taman, tepatnya di Jalan Tomang Raya, Tomang, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (15/12/2019). Taman yang dibangun oleh Suku Dinas Kehutanan Jakarta Barat memiliki nuansa khas Betawi di dalamnya. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOPengunjung menikmati Taman Tomang Rawa Kepa dengan bermain permainan tradisional yang disediakan taman, tepatnya di Jalan Tomang Raya, Tomang, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (15/12/2019). Taman yang dibangun oleh Suku Dinas Kehutanan Jakarta Barat memiliki nuansa khas Betawi di dalamnya.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI pada 23 Juli 2020 membahas materi Permainan Tradisional untuk SD Kelas 4-6.

Dalam pembahasan tersebut terdapat dua pertanyaan. Berikut Soal dan jawaban untuk materi pertama.

Soal: Bagaimana pendapatmu tentang permainan anak zaman dahulu dan permainan zaman milenial dengan teknologi yang jauh lebih canggih?

Jawaban: Permainan zaman dahulu lebih banyak melibatkan aktivitas fisik yang baik untuk melatih otot dan mempunyai aturan.

Baca juga: Perahu Jong, Permainan Tradisional asal Riau 

Tidak hanya itu, tapi juga memiliki interaksi sosial lebih dibandingkan permainan zaman milenial.

Dalam buku Permainan Tradisional: Prosedur dan Analisis Manfaat Psikologis (2017) karya Iswinarti, permainan tradisional adalah permainan yang diwariskan, mengandung nilai-nilai kebaikan, dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Permainan tradisional merupakan permainan dengan aturan dan dimainkan oleh lebih dari satu orang.

Tahapan usia yang sesuai untuk memainkan permainan adalah anak usia sekolah.

Permainan tradisional juga dapat dikategorikan sebagai permainan sosial. Karena dimainkan lebih dari satu orang.

Baca juga: 8 Manfaat Permainan Tradisional bagi Anak

Pada permainan zaman dahulu semua bisa main bukan satu orang saja. Sehingga lebih asyik dan seru.

Permainan zaman milenial tidak ada canda tawa, tidak ada seru-serunya, tidak asyik. Semua pada sibuk sendiri-sendiri dengan gadgenya.

Aktivitas permainan milenial lebih banyak dilakukan duduk dengan menggunakan gadget.

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X