Kompas.com - 28/06/2020, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Pembunuhan Franz Ferdinand pada 28 Juni 1914 boleh jadi adalah pembunuhan terbesar sepanjang sejarah manusia.

Kematian Franz Ferdinand memicu Perang Dunia I. Perang itu menjadi salah satu tragedi kemanusiaan terburuk.

Tahukah kamu siapa sebenarnya Franz Ferdinand dan mengapa kematiannya disusul dengan perang dunia?

Putra mahkota

Dilansir dari Biography.com, Franz Ferdinand lahir di Graz, Austria pada 18 Desember 1863 dari dinasti Hapsburgs.

Ia adalah putra tertua dari Pangeran Karl Ludwig. Ayah Franz adalah adik dari Raja Austria-Hongaria Franz Joseph.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Franz Ferdinand, Pangeran Austria-Hongaria

Masa kecil Franz dihabiskan untuk latihan tentara. Sejak usia 12 ia sudah mengemban jabatan militer. Pada usia 31, Franz menjabat jenderal mayor.

Pada 1889, putra raja, Pangeran Rudolf, bunuh diri. Peristiwa ini membuat ayah Franz Ferdinand menjadi calon raja berikutnya.

Namun pada 1896, ia meninggal juga karena demam tifoid. Franz pun disiapkan menjadi calon raja berikutnya.

Putra mahkota Astro-Hongaria Franz Ferdinand dan istrinya Putri Ceko Sophie Chotek pada tahun 1914.AP Putra mahkota Astro-Hongaria Franz Ferdinand dan istrinya Putri Ceko Sophie Chotek pada tahun 1914.
Pada 1894, Franz bertemu Sophia Chotek, gadis bangsawan asal Jerman.

Hubungan Franz dan Sophia ditentang oleh Raja Franz Joseph. Kerajaan mengharuskan putra mahkota menikah dengan perempuan dari dinasti yang sedang memimpin di Eropa.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.