Mengapa Mawar Berduri?

Kompas.com - 11/04/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi mawar berduri. SHUTTERSTOCKIlustrasi mawar berduri.

KOMPAS.com - Bunga mawar adalah salah satu bunga terindah di dunia yang memiliki aroma harum dan menjadi simbol cinta dan persahabatan.

Tetapi, tahukah kamu di balik keindahannya, tanaman mawar penuh duri?

Duri mawar

Mengutip Wonderopolis, orang Amerika Asli menemukan fosil mawar tertua pada deposit batu tulis di Florissant, Colodaro. Para ilmuwan yang percaya fosil mawar itu berusia 35 juta tahun.

Sejumlah ahli memperkirakan saat ini terdapat lebih dari 30.000 varietas mawar di seluruh dunia. Warna bunga mawar beraneka ragam antara lain merah, merah muda, kuning, putih bahkan hitam.

Hampir semua jenis mawar memiliki duri atau thorn dalam bahasa Inggris. Tetapi ahli botani menyebutnya prickles (tusukan) yaitu tonjolan tajam yang melapisi sebagian besar batang mawar.

Baca juga: Bunga di Pemakaman

Bedanya, duri adalah batang daun yang termodifikasi atau bagian dari daun, sedangkan prickles tumbuh dari epidermis atau korteks.

 

Semak-semak yang biasanya ditumbuhi bunga mawar benar-benar berbahaya sebab berduri. Apalagi bagi mereka yang tertarik dengan keindahan bunga mawar dan ingin memetiknya.

Namun tidak semua mawar memiliki duri. Kebanyakan memang mawar mempunyai duri tetapi beberapa varietas mawar tanpa duri.

Beberapa varietas mawar tanpa duri ini memiliki jarak duri lebih sedikit daripada mawar biasa.

Jenis mawar tanpa duri ini bagus untuk ditanam di sepanjang jalan setapak atau di kebun yang menjadi tempat bermain anak-anak.

Baca juga: Mengapa Kucing Takut Mentimun?

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Induksi Magnetik di Sumbu Solenoida dan Toroida

Induksi Magnetik di Sumbu Solenoida dan Toroida

Skola
Mengenal Fluks Magnetik

Mengenal Fluks Magnetik

Skola
Induksi Magnetik di Sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik

Induksi Magnetik di Sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik

Skola
Mengenal Penyajian Data

Mengenal Penyajian Data

Skola
Jenis Polarisasi Cahaya dan Pemutaran Bidang Polarisasi

Jenis Polarisasi Cahaya dan Pemutaran Bidang Polarisasi

Skola
Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk

Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk

Skola
Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia dan Senyawanya

Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia dan Senyawanya

Skola
Sifat-Sifat Unsur Kimia

Sifat-Sifat Unsur Kimia

Skola
Kelimpahan Unsur di Alam

Kelimpahan Unsur di Alam

Skola
Prinsip Kesetimbangan Kimia dalam Bidang Industri

Prinsip Kesetimbangan Kimia dalam Bidang Industri

Skola
Hubungan tetapan kesetimbangan Kc dan Kp

Hubungan tetapan kesetimbangan Kc dan Kp

Skola
Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Skola
Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Skola
Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Skola
Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Skola
komentar
Close Ads X