Mengapa Bendera Kuning jadi Simbol Kematian di Indonesia?

Kompas.com - 04/04/2020, 17:00 WIB
Aksi warga membawa bendera kuning di Jalan Perimeter Utara sebagai bentuk duka cita, di Jalan Perimeter Utara, Kabupaten Tangerang, Jumat (1/3/2019).  Wartakotalive/Andika PanduwinataAksi warga membawa bendera kuning di Jalan Perimeter Utara sebagai bentuk duka cita, di Jalan Perimeter Utara, Kabupaten Tangerang, Jumat (1/3/2019).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Kamu pasti sering melihat dan bertanya-tanya bendera warna kuning dipasang saat ada suasana duka atau kematian di suatu wilayah.

Diberbagai negara memiliki bendera yang menjadi ciri khas sebagai penanda saat ada suasana duka atau kematian.

Warna hitam pada umumnya identik saat ada suasana berkabung atau kematian diberbagai negara, seperti di Inggris. Di sana menjadi lambang kesedihan.

Ada juga warna merah, putih, dan ungu yang menjadi warna pada suasana kematian atau lambang kesedihan.

Di Indonesia, selain warna kuning ada yang juga warna merah dan putih sebagai penanda ada kematian diberbagai wilayah.

Tahukah kamu kenapa warna kuning menjadi warna berkabung?

Baca juga: Arti Warna Urine

Dikutip National Geographic, warna kuning menjadi penanda kematian sudah ada sejak kolonialisme Belanda saat menguasai bangsa Indonesia.

Awalnya bendera kuning tersebut sebagai penanda bagi penderita sebuah wabah yang mematikan.

Para penderita wabah tersebut pun wajib dikarantina untuk pengantisipasi penyebaran. Pada waktu bentuk benderanya persegi panjang dengan warna kuning.

Di mana terdapat simbol huruf Q. Simbol huruf berasal dari kata Quarantine, yang artinya karantina.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumber Energi Pasang Surut Air Laut

Sumber Energi Pasang Surut Air Laut

Skola
Pemanfaatan Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pemanfaatan Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Sejarah Hari Lahir Pancasila

Sejarah Hari Lahir Pancasila

Skola
Manfaat Gaya Gesek dan Kerugiannya

Manfaat Gaya Gesek dan Kerugiannya

Skola
Mengapa Burung Bisa Terbang Tetapi Manusia Tidak?

Mengapa Burung Bisa Terbang Tetapi Manusia Tidak?

Skola
8 Arah Mata Angin

8 Arah Mata Angin

Skola
Mengapa Kita Terasa Pusing Saat Tubuh Diputar-putar?

Mengapa Kita Terasa Pusing Saat Tubuh Diputar-putar?

Skola
Mengapa Bangunan Roboh Saat Gempa Bumi?

Mengapa Bangunan Roboh Saat Gempa Bumi?

Skola
Limbah Organik, Limbah yang Berasal dari Makhluk Hidup

Limbah Organik, Limbah yang Berasal dari Makhluk Hidup

Skola
Mengapa Matahari Selalu Mengikuti Kita?

Mengapa Matahari Selalu Mengikuti Kita?

Skola
Hand Sanitizer vs Sabun, Lebih Efektif Mana?

Hand Sanitizer vs Sabun, Lebih Efektif Mana?

Skola
Kalahnya Pasukan Mongol di Tanah Jawa

Kalahnya Pasukan Mongol di Tanah Jawa

Skola
Sejarah Parasut: Sketsa dari Leonardo da Vinci

Sejarah Parasut: Sketsa dari Leonardo da Vinci

Skola
Sejarah Kota Surabaya

Sejarah Kota Surabaya

Skola
Burung Merpati Jadi Simbol Pengiriman Surat

Burung Merpati Jadi Simbol Pengiriman Surat

Skola
komentar
Close Ads X