Kompas.com - 29/03/2020, 18:00 WIB
Sejarah munculnya bendera shutterstockSejarah munculnya bendera

KOMPAS.com - Bendera merupakan secarik kain yang kemudian dikibarkan untuk melambangkan sesuatu.

Meski hanya sebatas kain, adanya bendera menjadi keharusan yang harus dipenuhi oleh suatu negara.

Dalam buku Tata Upacara Bendera dan Tata Krama Terhadap Sang Merah Putih (1990) karya Idik Sulaeman dan Dharminto, bagi suatu negara yang berdaulat menjadi bukti konkrit kedaulatan atau kemerdekaan negara tersebut.

Selain itu, bendera juga dapat menjadi ciri atau identitas dari negara atau bangsa yang membedakan antara satu negara dengan negara yang lainnya.

Perbedaan antara bangsa bukan dilihat dari bahasa, kebudayaan, atau warna kulitnya melainkan benderanya.

Terbentuknya beberapa negara juga terjadi akibat terpecahnya satu negara atau bangsa seperti bangsa India terpecah menjadi negara India, Pakistan dan Bangladesh.

Baca juga: Mengapa Saat Hujan Mengeluarkan Aroma?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian Korea, China, dan beberapa bangsa Melayu yang juga terpecah.

Sejarah bendera

Awal mula munculnya bendera ternyata tidak menggunakan kain. Namun menggunakan lencana atau emblim sebagai tanda pengenal.

Kemudian berkembang menjadi tanda untuk kelompok atau satuan dengan bahan kulit atau kain yang dapat berkibar agar mudah dilihat dari jauh.

Di Mesir ditemukan bahwa bangsa Mesir kuno sudah menggunakan bendera pada kapal-kapal sebagai batas wilayah kekuasaan.

Hal tersebut berlaku juga bagi bangsa China di zaman Kekaisaran Chou pada tahun 1122 SM.

Perkembangan penemuan bendera berawal dari munculnya kebudayaan kuno di sekitar Laut Tengah. Di mana bendera ditemukan terikat pada tongkat yang terdapat ukiran pada puncaknya.

Kemudian terdapat kain sebagai dekorasi di bawah totem atau ukiran tongkat yang juga diikat.

Bendera bagi raja memiliki ciri-ciri khusus untuk mempertegas statusnya sebagai penguasa wilayah tertentu.

Salah satunya terdapat sebuah simbol pada puncak tiang bendera raja. Di mana simbol tersebut diukir dan memiliki makna magis yang berhubungan dengan para dewa.

Penemuan bendera selanjutnya pada abad ke-7 Masehi. Semenjak abad ini, bangsa Inggris mulai menggunakan bendera yang berupa Palang Merah Saint George.

Baca juga: Sempoa: Alat Hitung Paling Kuno

Sedangkan bangsa Perancis menggunakan bendera Oriflame dan bangsa Denmark menggunakan bendera Danneborg.

Pada abad 19, bendera ditemukan pada tentara Napoleon I dan Napoleon II yang menggunakan bendera berlambang garuda di puncak tiang.

Saat itu bendera digunakan untuk kepentingan perang dan kehadiran raja atau pejabat negara.

Bendera Yunani umumnya hanya terdiri dari sebuah tiang dengan kayu salib dan dipuncaknya terdapat bulatan.

Ada juga bendera yang dikenal vexillum, yaitu sejenis kain segi empat yang sisi-sisinya berwarna ungu, merah, atau biru.

Kain segi empat tersebut digantung pada kayu silang di atas tonmbak. Vexillum merupakan bendera yang digunakan oleh pasukan kaveleri atau pasukan berkuda.

Muncul bendera balatentara

Bangsa Romawi adalah bangsa yang pertama kali yang memengaruhi munculnya bendera balatentara, lambang keluarga, dan perisai kepala negara.

Setelah digunakan di bidang kemiliteran, muncul bendera lambang kebangsaan dari Jerman bernama gunfano.

Di mana gunfano terdiri dari kain bergambar lencana pada ujung tombak.

Kemudian muncul bendera Perancis yang berjukuk fonfanon untuk balatentaranya.

Selain penemuan bendera di belahan dunia juga terdapat berbagai peringatan bendera atau Hari Bendera.

Hal tersebut sebagai wujud penghormatan dan pengagungan terhadap makna simboluik yang terkandung dari bendera tersebut.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X