Kompas.com - Diperbarui 09/04/2022, 16:58 WIB

KOMPAS.com - Turki adalah negara kawasan Timur Tengah yang terletak antara benua Asia dan Eropa.

Di abad ke-14, Turki dan Islam merupakan peradaban paling maju di dunia.

Saat itu, Kekaisaran Turki Usmani (Ottoman) menguasai Asia Tengah hingga Eropa. Bagaimana Turki bisa menjadi kekaisaran terbesar pada masanya?

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), kekaisaran Turki Usmani dibangun di abad ke-12.

Pendiri kerajaan Turki Ssmani adalah bangsa Turki dari kabilah Oghuz yang mendiami daerah Mongol dan daerah utara negeri China.

Di abad ke-12, suku Qayi dari keturunan Oghuz lari dari serangan tentara Mongol yang dipimpin Genghis Khan.

Baca juga: Genghis Khan Jaya berkat Cuaca

Mereka kemudian mengembara ke Iran. Dari Iran, mereka pindah ke Asia Kecil atau Anatolia yang kelak menjadi negara Turki.

Anatolia tadinya berada di bawah Kesultanan Rum. Namun setelah Dinasti Seljuk membubarkan Kesultanan Rum, Anatolia terpecah menjadi beberapa negara.

Salah satu anggota suku Kayi yang pindah ke Anatolia adalah Usman (1258-1326), putra Sulaiman dan cucu Erthogul.

Usman memimpin pasukan tentara muslim Turki yang disebut ghazi. Di bawah Usman, para Ghazi memerangi tentara Mongol yang menyerang Anatolia dan tentara Seljuk pada 1293.

Osman atau Usman, pendiri sekaligus pemimpin pertama Kekaisaran Turki Usmani. Osman juga berjuluk Usman Gazi (tentara muslim).Wikimedia Commons Osman atau Usman, pendiri sekaligus pemimpin pertama Kekaisaran Turki Usmani. Osman juga berjuluk Usman Gazi (tentara muslim).
Atas jasanya, Usman dijadikan penguasa di wilayah Iskisyahr dekat Bursa oleh Sultan Alauddin pemimpin Seljuk.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Mustafa Kemal Ataturk, Pendiri Republik Turki

Seljuk terus berperang dengan Mongol dan akhirnya melemah. Tak lama setelah Dinasti Seljuk bubar, Usman memimpin kerajaan Islam yang kuat.

Kemunculan Usman dan tentaranya menarik banyak orang-orang di kawasan Timur Tengah. Mereka adalah keluarga dan suku yang berpindah-pindah dan tak punya pekerjaan.

Mereka kemudian mengikuti Usman untuk penghidupan tetap yang lebih baik. Mereka masuk Islam dan membantu Usman memperluas wilayahnya.

Usman berperang melawan tentara Byzantium yang berpusat di Konstatinopel yang kini menjadi Istanbul.

Byzantium adalah kekaisaran Kristen yang meneruskan Kekaisaran Romawi.

Baca juga: Istanbul, Kota Segala Kota

Pada tahun 1300, Usman menguasai Anatolia setelah berkali-kali mengalahkan Byzantium.

Usman dan bangsanya semakin berkembang seiring dengan melemahnya Kekaisaran Byzantium. Ia menguasai teritori Byzantium dari pinggir.

Wilayah awal Turki Usmani membentang sampai Mediterania Timur dan Balkan.

Putra Usman, Orhan, menaklukkan Bursa pada tahun 1324 dan menjadikannya ibu kota Usmaniyah.

Baca juga: Inilah Beberapa Negara yang Nyaris Menguasai Dunia (1)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.