Bank Umum dan BPR: Perbedaan dan Persamaannya

Kompas.com - 29/01/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi simpanan THINKSTOCKSIlustrasi simpanan

KOMPAS.com - Dalam dunia perbankan di Indonesia, dikenal dua jenis bank yaitu bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat ( BPR).

Dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Pasal 1, definisi bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Sedangkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Dilansir dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan, kegiatan BPR jauh lebih sempit dibandingkan dengan kegiatan bank umum.

Hal ini karena BPR dilarang menerima simpanan giro, kegiatan valas, dan perasuransian.

Perbedaan BPR dengan bank umum

BPR memiliki bentuk pelayanan hingga kegiatan usahanya dibandingkan bank umum. Perbedaan tersebut antara lain:

  • Syarat permodalan BPR lebih kecil

Dibandingkan dengan bank umum, BPR memiliki syarat permodalan yang jauh lebih kecil.

Baca juga: Mahfud MD: Pengiriman Uang Antar-teroris Itu Makin Canggih, Ngeri...

 

Pada saat pertama kali mendirikan, bank umum konvensional harus memiliki modal setidaknya Rp 3 triliun dan bank umum syariah minimal sebesar Rp 1 triliun.

Sedangkan BPR memiliki variasi modal, tergantung dari zonanya. Menurut Peraturan OJK Nomor 20/POJK.03/2014 terbagi menjadi empat zona, mulai dari Rp 4 miliar untuk zona 4 hingga Rp 14 miliar untuk zona 1.

Pembagian zona ditentukan berdasarkan potensi ekonomi wilayah dan tingkat persaingan lembaga keuangan di wilayah kabupaten atau kota yang bersangkutan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai dan Pesisir: Perbedaan dan Fungsinya

Pantai dan Pesisir: Perbedaan dan Fungsinya

Skola
Mengapa Dinamakan Jumat Agung?

Mengapa Dinamakan Jumat Agung?

Skola
Makna Perayaan Jumat Agung

Makna Perayaan Jumat Agung

Skola
Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, dan Jenisnya

Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, dan Jenisnya

Skola
Atletik: Sejarah dan Cabangnya

Atletik: Sejarah dan Cabangnya

Skola
Peran Proklamator

Peran Proklamator

Skola
Anatomi dan Fungsi Hati

Anatomi dan Fungsi Hati

Skola
Jenis dan Tahapan Sosialisasi

Jenis dan Tahapan Sosialisasi

Skola
Sumber Air Tanah

Sumber Air Tanah

Skola
Pengertian Akuifer dan Macamnya

Pengertian Akuifer dan Macamnya

Skola
Alat, Bahan dan Teknik Membuat Seni Patung

Alat, Bahan dan Teknik Membuat Seni Patung

Skola
Pembagian Bangsa Melayu Indonesia

Pembagian Bangsa Melayu Indonesia

Skola
Seni Patung: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Seni Patung: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Skola
Cara dan Bentuk Mengemukakan Pendapat

Cara dan Bentuk Mengemukakan Pendapat

Skola
Paru-paru: Kapasitas, Proses, dan Jenis Pernapasan

Paru-paru: Kapasitas, Proses, dan Jenis Pernapasan

Skola
komentar
Close Ads X