Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/02/2023, 17:00 WIB
Monika Novena,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Banyak anggapan mengenai ibu biasanya lebih dekat dengan anak laki-laki dibanding anak perempuan. Tahukah Anda, hal ini juga berlaku pada paus pembunuh atau orca.

Ya, ada yang menarik dari perilaku induk orca alias paus pembunuh. Menurut sebuah studi baru mereka lebih menyukai anaknya yang jantan dibandingkan yang betina.

Baca juga: Fakta-fakta Paus Orca, Si Paus Pembunuh

Induk orca merawat anak jantan hingga dewasa

Sampai-sampai hal tersebut ditunjukkan dengan memilih untuk membesarkan anaknya yang jantan hingga dewasa demi menjamin masa depannya.

Perilaku induk yang berkorban untuk merawat anaknya memang umum di dunia hewan, tetapi bagi induk orca (Orcinus orca) pengorbanan yang mereka lakukan cukup besar.

Selain merawat hingga dewasa, induk pun rela meninggalkan peluang untuk bereproduksi lagi.

Temuan yang dipublikasikan 8 Februari di jurnal Current Biology ini berdasarkan pada studi yang dilakukan terhadap 73 orca yang mendiami perairan lepas pantai negara Washington dan British Colombia.

Baca juga: Apakah Paus Pembunuh Memiliki Gigi?

Mengutip Live Science, Kamis (9/2/2023) kelompok orca bersifat matrilineal, di mana semua anak tetap berada dalam kelompok induk mereka.

Tetapi Michael Weiss, direktur penelitian untuk Center for Whale Research menemukan anak orca jantan memiliki ikatan sosial yang kuat dengan induk dan lebih cenderung mengikutinya kemana-mana.

Jadi mengapa induk orca memberikan perlakukan istimewa pada anak yang jantan bukan yang betina?

Manfaat evolusi dari merawat anak jantan

Peneliti berpikir bahwa semuanya bermuara pada analisis biaya atau manfaat evolusioner.

"Jantan lebih besar dari betina, jadi mereka membutuhkan lebih banyak kalori dan juga kurang bisa bermanuver sehingga jantan kurang beruntung saat menangkap ikan," kata Weiss.

Selain itu, dari sudut pandang induk, ketika anaknya yang betina bereproduksi, bayinya akan berada dalam kelompok yang sama dan itu berarti ada individu lain yang harus diberi makan dalam kelompok tersebut. Bahkan mungkin juga bersaing dengan keturunan betina lainnya.

Jadi ada "harga yang perlu dibayar" untuk membantu anak betina. Sedangkan dengan anak yang jantan, ketika mereka memiliki anak biasanya bayi akan lahir dalam kelompok lain.

"Induk orca mendapatkan manfaat yang sama dalam hal evolusi yakni gen diturunkan ke generasi berikutnya tetapi tanpa biaya yang harus dikeluarkan untuk memberi makan," ungkap Weiss.

Baca juga: Virus Baru Ditemukan di Lumba-lumba dan Paus, Ancam Mamalia Laut Dunia

Namun merawat anak jantan hingga dewasa rupanya juga merugikan induk dalam jangka panjang.

Setiap anak orca jantan yang masih hidup memotong peluang seorang induk untuk memilki keturunan baru lebih dari 50 persen.

"Dengan merawat anaknya yang jantan, para induk memiliki lebih sedikit sumber makanan yang mereka butuhkan, membuat kemungkinan untuk berproduksi menjadi jauh lebih kecil," terang Weiss.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com