Kompas.com - 22/10/2021, 12:34 WIB
Ilustrasi bulimia nervosa freepikIlustrasi bulimia nervosa

KOMPAS.comBulimia nervosa adalah gangguan makan yang berpotensi membahayakan jiwa. Orang yang terkena bulimia biasanya memiliki nafsu makan yang tinggi, namun diiringi rasa tidak ingin gemuk.

Pasien bulimia mencegah gemuk dengan cara-cara yang tidak lazim seperti memuntahkan kembali, menggunakan obat pencahar, berpuasa, dan berolahraga secara berlebihan.

Angka kejadian bulimia terus meningkat, terutama pada usia remaja dan dewasa muda. Umumnya, mereka merasakan tuntutan standar kecantikan yang tinggi dan penerimaan sosial berdasarkan berat badan.

Hal ini menyebabkan mereka sulit merasa puas dengan berat badannya saat ini sehingga mereka merasa tidak boleh gemuk. Mereka memiliki persepsi bahwa berat badan mereka berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri mereka.

Gejala bulimia nervosa

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut adalah gejala bulimia nervosa:

  • Sibuk memikirkan bentuk tubuh dan berat badan
  • Hidup dengan ketakutan akan bertambah berat badan
  • Makan sangat banyak dalam satu waktu (food binge) dan terjadi dalam episode yang berulang
  • Ketika makan, tidak bisa berhenti makan atau tidak mampu mengontrol jumlah makanan yang masuk
  • Memaksakan diri untuk muntah atau olahraga berlebihan setelah makan
  • Menggunakan obat pencahar dan diuretik setelah makan
  • Berpuasa dan menghindari makan di luar waktu food binge
  • Menggunakan obat pencahar dan diuretik setelah makan yang mereka anggap tidak diperlukan
  • Menggunakan suplemen diet atau herbal berlebih untuk menurunkan berat badan

Baca juga: Suka Memuntahkan Makanan, Waspadai Bulimia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapan ke dokter?

Pasien bulimia harus segera ke dokter untuk berkonsultasi. Jika tidak diobati, bulimia bisa mempengaruhi kesehatan pasien. Selain berkonsultasi mengenai gejala yang dirasakan, pasien bulimia juga harus berkonsultasi mengenai mentalnya.

Komplikasi bulimia nervosa

Komplikasi bulimia nervosa tergantung seberapa parah kondisinya dan seberapa sering episodenya terjadi. Berikut adalah beberapa komplikasi yang mungkin terjadi.

  • Rendah diri dalam hubungan pribadi dan hubungan sosial
  • Dehidrasi, jika terjadi terus menerus bisa memicu gagal ginjal
  • Gangguan jantung, seperti detak jantung tidak beraturan hingga gagal jantung
  • Gigi berlubang dan penyakit gusi
  • Jadwal menstruasi tidak teratur pada wanita
  • Gangguan pencernaan
  • Kecemasan, depresi, dan penyakit bipolar
  • Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan
  • Menyakiti sendiri hingga mencoba bunuh diri.

Cara mencegah bulimia nervosa

  • Bangun pola pikir tubuh yang sehat pada anak Anda, tanpa membuat patokan ukuran dan bentuk tertentu
  • Sering memiliki waktu makan bersama dengan keluarga
  • Hindari membahas berat badan di rumah, fokus membahas gaya hidup sehat
  • Peka jika ada anggota keluarga atau teman dekat yang mulai menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan diet tidak sehat dan gejala gangguan makan. Tanyakan jika mereka membutuhkan bantuan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.