Kompas.com - 16/09/2021, 09:01 WIB
Ilustrasi gantung diri, bunuh diri. Peneliti kesehatan mental mengatakan bunuh diri bisa menular. SHUTTERSTOCKIlustrasi gantung diri, bunuh diri. Peneliti kesehatan mental mengatakan bunuh diri bisa menular.


KOMPAS.com - Jarang diketahui, ternyata bunuh diri merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang bisa menular.

Hal ini disampaikan oleh Peneliti Kesehatan Mental dalam Pencegahan Bunuh Diri, sekaligus pendiri Emotional Health for All, Dr Sandersan Onie dalam diskusi daring bertajuk  Menciptakan Harapan Melalui Aksi Nyata, Sabtu (11/9/2021).

Sandersan mengatakan, data menunjukkan bahwa jika seseorang terekspos ke kasus bunuh diri, apalagi yang dekat dengan mereka, risiko mereka juga akan bunuh diri juga meningkat.

"Upaya bunuh diri dapat menular, khususnya mereka yang berada di sekitar individu yang bunuh diri," kata dia.

Hal itu dikarenakan, cerita tentang bunuh diri yang seolah ringan dihadapi orang individu yang bunuh diri, akan membuat mereka yang berada di sekitarnya merasa tindakan tersebut wajar-wajar saja.

Dengan kata lain, bunuh diri dianggap dan bisa membentuk pola pikir bahwa tindakan itu bisa menjadi solusi dari permasalahan yang sedang dia hadapi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ahli Sebut Kasus Bunuh Diri di Indonesia Bagaikan Fenomena Gunung Es

 

Kenapa orang bunuh diri?

Bunuh diri bisa menular, terlebih saat mereka mengalami beberapa hal yang mendorong ide seseorang untuk melakukan bunuh diri, di antaranya sebagai berikut.

  1. Kesepian
  2. Merasa tidak dibutuhkan atau tidak berguna
  3. Lelah dengan kehidupan
  4. Putus asa
  5. Tidak ada yang mendukung atau merasa tidak ada yang peduli
  6. Merasa dijauhi teman atau kerabat
  7. Perasaan tertekan

Dorongan ide seseorang untuk melakukan bunuh diri ini juga semakin berat jika memiliki beberapa kondisi lainnya.

Pertama adalah dorongan dari perlakuan yang diskriminatif, judgemental dan menyakitkan.

Kedua, tulisan atau cerita tentang bunuh diri yang tidak berat.

"Maksudnya bunuh diri itu seolah perkara yang mudah dan ringan saja dilakukan," ujarnya.

Bunuh diri bisa menular juga bisa disebabkan oleh dorongan yang lain. Dorongan ketiga, yakni stigma yang terkait dengan kesehatan mental, penyalahgunaan zat atau perilaku bunuh diri, yang mencegah orang mencari bantuan. 

Baca juga: Penelitian Otopsi Psikiatrik Bunuh Diri 2 Seniman Dijadikan Buku

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.