Kompas.com - 15/08/2020, 20:05 WIB

KOMPAS.com - Akhir 1400-an, sebuah penyakit misterius menjangkiti Eropa. Penyakit itu membuat korbannya menderita bisul serta daging yang membusuk dan menewaskan hingga 5 juta orang.

Kini, kita telah mengenali penyakit itu sebagai sifilis. Namun, selama berabad-abad lamanya, sejarawan serta arkeolog masih memperdebatkan asal mula penyakit tersebut di Eropa.

Salah satu teori yang disebut teori Kolombia menyebutkan kalau Christopher Columbus dan krunya-lah yang bertanggung jawab membawa epidemi itu dari Amerika.

Hingga akhirnya, sebuah studi baru tampaknya berhasil menguak kisah sebenarnya di balik epidemi sifilis di Eropa.

 Baca juga: Penyakit Menular Seksual Sifilis, Kenali Tahapan dan Gejala Infeksinya

Seperti dikutip dari Sciencemag, Sabtu (15/8/2020), para peneliti menggunakan DNA dari patogen yang diekstrak dari sisa-sisa tulang sembilan orang Eropa di masa lalu.

Tulang-tulang tersebut didapat dari lima situs arkeologi di Finlandia, Estonia, dan Belanda. Selanjutnya, para peneliti mengurutkan DNA Treponemal dari empat sampel dan membandingkan urutannya dengan galur sifilis modern.

Hasilnya ternyata cukup mengejutkan.

Para peneliti menemukan kalau beragam galur sifilis ternyata sudah ada beberapa dekade sebelum pelayaran Columbus.

Baca juga: Ini Efek Samping Pengobatan Sifilis

Temuan ini pun menjadi bukti pertama bahwa sifilis ada di Eropa sebelum Columbus pergi ke Amerika.

Meski beberapa pihak menyebut masih ada beberapa kekurangan terkait skala waktu yang tepat dari sampel dalam penelitian tersebut, setidaknya studi telah memberikan bukti tambahan bahwa patogen telah ada dan berkembang di Eropa.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Sciencemag
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.