Kompas.com - 08/11/2019, 17:03 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Naiknya permukaan air laut karena perubahan iklim dan mencairnya gletser membuat Jakarta berpotensi tenggelam pada 2050 nanti.

Disebutkan dalam jurnal Nature Communications edisi 29 Oktober 2019, selain Jakarta, Indonesia, ada tujuh negara di Asia yang terancam tenggelam, yakni China, India, Bangladesh, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Jepang.

Para ilmuwan memprediksi, sekitar 300 juta orang Asia akan merasakan banjir tahunan beberapa dekade ke depan.

Proses naiknya permukaan air laut ada dua, yakni karena pencairan es di Antartika dan pemuaian air itu sendiri.

Namun lebih jauh lagi, peneliti iklim dan laut dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Intan Suci Nurhati mengatakan, potensi tenggelamnya Jakarta juga disebabkan oleh perilaku masyarakat lokal.

Baca juga: Jakarta Diprediksi Tenggelam pada 2050, Ini Kata Panel Ilmuwan PBB

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Intan berkata, penyedotan air tanah juga membuat permukaan tanah di Jakarta turun.

"Aktivitas masyarakat lokal termasuk pengambilan air tanah," kata Intan dihubungi Kompas.com, Kamis (7/11/2019).

"Kalau untuk Jakarta sendiri, ibaratnya (dampaknya) karena perubahan iklim sampai Jakarta Utara, tapi karena ada pengambilan air tanah (dampaknya) sampai Monas. Misalnya seperti itu, ini perbandingan saja," terang Intan yang juga termasuk anggota panel ilmuwan IPCC PBB.

Ini artinya, risiko yang diakibatkan pola perilaku masyarakat lebih berdampak buruk dibanding perubahan iklim.

Oleh sebab itu Intan mengatakan, penting untuk mempelajari dampak perubahan iklim yang membuat naiknya muka air laut, tapi kita juga harus memperhatikan bagaimana aktivitas masyarakat lokal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Epidemiolog Setuju PPKM Level 3 Serentak Dibatalkan, Apa Alasannya?

Epidemiolog Setuju PPKM Level 3 Serentak Dibatalkan, Apa Alasannya?

Kita
[POPULER SAINS] Pandemi Selanjutnya Disebut Lebih Parah dari Covid-19 | Daftar Wilayah Berpotensi Banjir

[POPULER SAINS] Pandemi Selanjutnya Disebut Lebih Parah dari Covid-19 | Daftar Wilayah Berpotensi Banjir

Oh Begitu
Pukul 21.00, Puncak Hujan Meteor Puppid-Velid Hiasi Langit Indonesia

Pukul 21.00, Puncak Hujan Meteor Puppid-Velid Hiasi Langit Indonesia

Oh Begitu
Laporan Awal, Varian Omicron 'Lebih Ringan' Dibanding Varian Delta

Laporan Awal, Varian Omicron "Lebih Ringan" Dibanding Varian Delta

Oh Begitu
Mengenal Eris, Planet Kerdil yang Berada di Sabuk Kuiper

Mengenal Eris, Planet Kerdil yang Berada di Sabuk Kuiper

Oh Begitu
Letusan Gunung Semeru dan Jaminan Kesuburan untuk Masa Depan

Letusan Gunung Semeru dan Jaminan Kesuburan untuk Masa Depan

Oh Begitu
Lebih Besar dari Menara Eiffel, Asteroid Raksasa Dekati Bumi Pekan Ini

Lebih Besar dari Menara Eiffel, Asteroid Raksasa Dekati Bumi Pekan Ini

Fenomena
Banyak Wilayah Banjir, Ini Daftar Daerah Berpotensi Banjir Beberapa Hari ke Depan

Banyak Wilayah Banjir, Ini Daftar Daerah Berpotensi Banjir Beberapa Hari ke Depan

Kita
Kenapa Bulu Burung Macaw Berwarna-warni?

Kenapa Bulu Burung Macaw Berwarna-warni?

Oh Begitu
Apa Itu Geyser dan Proses Pembentukannya

Apa Itu Geyser dan Proses Pembentukannya

Oh Begitu
Bukan Hanya NWR, Kasus Kekerasan pada Perempuan Meningkat 2 Kali Lipat di 2021

Bukan Hanya NWR, Kasus Kekerasan pada Perempuan Meningkat 2 Kali Lipat di 2021

Kita
3 Hewan Warna-warni Paling Indah, Salah Satunya Bisa Membunuh 10 Orang

3 Hewan Warna-warni Paling Indah, Salah Satunya Bisa Membunuh 10 Orang

Oh Begitu
Panduan Terbaru WHO, Terapi Plasma Konvalesen Tidak untuk Covid-19

Panduan Terbaru WHO, Terapi Plasma Konvalesen Tidak untuk Covid-19

Oh Begitu
Video Viral Wanita Pamer Alat Vital di Bandara YIA, Apa Itu Ekshibisionisme?

Video Viral Wanita Pamer Alat Vital di Bandara YIA, Apa Itu Ekshibisionisme?

Oh Begitu
Banyak Daerah Banjir, Sampai 9 Desember Cuaca Ekstrem Berpotensi Hantam Wilayah Ini

Banyak Daerah Banjir, Sampai 9 Desember Cuaca Ekstrem Berpotensi Hantam Wilayah Ini

Fenomena
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.