Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 24/01/2023, 11:58 WIB

KOMPAS.com -- Menangis adalah hal yang sering dilekatkan pada perempuan. Ini karena anggapan umum bahwa perempuan lebih mudah mengeluarkan air mata dibanding laki-laki.

Mau menerimanya atau tidak, harus diakui bahwa laki-laki lebih jarang menangis daripada perempuan. Hal ini bukan hanya anggapan semata, tapi penelitian telah membuktikannya.

Baca juga: Mengapa Manusia Menangis? Sains Jelaskan Manfaatnya

Bukti laki-laki lebih jarang menangis

Bahkan, sebuah studi oleh Professor Ad Vingerhoets dari Tilburg University, Belanda, menemukan bahwa rata-rata perempuan bisa menangis 30 hingga 64 kali dalam setahun.

Sedangkan laki-laki hanya menangis sebanyak enam hingga 17 kali dalam setahun.

Perbedaan yang sangat jomplang ini, menurut psikolog Georgia Ray, disebabkan oleh alasan sosiologi dan fisiologi.

“Laki-laki lebih jarang menangis daripada perempuan karena alasan-alasan yang alami dan dipupuk,” ujarnya.

Jadi, kenapa perempuan lebih gampang menangis daripada laki-laki?

Kenapa laki-laki jarang menangis?

Dia mengatakan, walaupun laki-laki memang memiliki tingkat laktogen (hormon yang ditemukan dalam air mata emosional) yang lebih rendah dibandingkan perempuan, stereotip dan ekspektasi sosial juga menghalangi laki-laki dalam menunjukkan air mata emosional mereka.

Padahal, meneteskan air mata emosional sebagai reaksi dari suatu kejadian yang menyedihkan, menyebalkan, memalukan, mengharukan, dan menyenangkan adalah bagian dari menjadi manusia.

Baca juga: Kenapa Bayi Baru Lahir Langsung Menangis? Ini Penjelasannya

Dr Nick Knight yang mendapatkan gelar doktor di bidang performa manusia berkata bahwa respons emosional berasal dari sistem limbik yang terhubung dengan sistem saraf.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+