Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Amankah Air Hujan Diminum?

KOMPAS.com - Apa yang akan Anda lakukan saat sumber air sulit untuk ditemui? Seperti yang kita ketahui, air punya peran yang sangat penting untuk kehidupan manusia. Mulai dari untuk minum, mandi, hingga mencuci.

Jika sulit menemukan sumber air, lalu bagaimana untuk memenuhi kebutuhan tersebut? Mungkin salah satu yang terpikir untuk mendapatkan air adalah menadah air hujan.

Tapi, apakah air hujan aman diminum?

Amankah air hujan untuk diminum?

Mengutip dari Healthline, sebenarnya tidak masalah untuk minum air hujan selama kondisinya bersih.

Bahkan, di beberapa masyarakat yang memang sulit menemukan sumber air di tempat tinggalnya, menadah air hujan menjadi salah satu cara untuk mengakses air untuk minum.

Meski begitu, tidak semua air hujan aman untuk dikonsumsi.

Ada berbagai macam faktor lingkungan dan fisik yang dapat mengubah air hujan yang bersih menjadi berisiko bagi kesehatan.

Menurut CDC, di lingkungan tertentu, air hujan dapat mengandung berbagai jenis bakteri, parasit, virus, dan zat-zat kimia berbahaya. Hal inilah yang kemudian membuat air hujan menjadi tidak aman dikonsumsi bahkan bisa menyebabkan wabah penyakit.

Risiko ini sangat bergantung pada di mana lokasi, musim, dan juga cara menadah air hujan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Enviromental Science and Technology pada 2 Agustus 2022 menemukan bahwa air hujan tidak lagi aman untuk dikonsumsi.

Penelitian tersebut menyebut bahwa bumi secara resmi telah melewati zona amannya untuk kontaminasi plastik. Hal ini mempengaruhi air hujan yang terjadi.

Air hujan yang terjadi belakangan ini mengandung bahan kimia berbahaya yang larut dari plastik tahan lama. Bahan kimia ini telah menyebar ke atmosfer dan di seluruh dunia.

Cara menadah air hujan juga bisa mengkontaminasi

Selain lokasi hujan terjadi, cara menadah juga berpengaruh dalam kelayakan minum air hujan.

Misalnya saja, jika Anda menadah air hujan di atap rumah mungkin saja dapat terkontaminasi kotoran hewan, debu, atau metal berat. Ini tentunya menjadikan air hujan tidak layak konsumsi.

Cara membuat air hujan layak minum

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keamanan air hujan untuk keperluan konsumsi bergantung pada lokasi, musim, dan juga cara menadahnya. Untuk mendapatkan air hujan yang layak minum, Anda bisa melakukan beberapa cara.

Salah satu cara yang bisa Anda terapkan adalah dengan merebusnya. Merebus air hujan dapat menghilangkan beberapa jenis bakteri, virus dan parasit tertentu.

Selain itu, air hujan mungkin memerlukan beberapa pengolahan kimiawi agar aman diminum.

Misalnya saja, untuk menghilangkan kontaminan kimia seperti logam berat, Anda perlu menggunakan sistem penyaringan air.

Bahkan menurut CDC, untuk keamanan konsumsi, air hujan yang ditadah untuk keperluan minum harus disaring, didesinfeksi dan diuji secara berkala.

Tentunya serangkaian proses tersebut cukup memakan waktu. Untuk itu, sebaiknya air hujan yang dikumpulkan tidak dikonsumsi tapi digunakan untuk keperluan lain seperti menyiram tanaman, mencuci, atau mandi.

https://www.kompas.com/sains/read/2023/01/05/190000523/amankah-air-hujan-diminum-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke