Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lulus Psikologi UI Setelah 9 Tahun Kuliah, Temon: Skripsi Gue Kurang Bagus

Kompas.com - 26/03/2024, 17:03 WIB
Rintan Puspita Sari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Menjadi alumni Universitas Indonesia, komedian Simson Rarameha atau lebih dikenal dengan nama Temon, akui dulu hampir kena drop out (DO).

Pada masa kuliahnya, jurusan Psikologi UI memiliki batasan lama pendidikan 8,5 tahun.

"Di Psikologi UI dulu programnya masih 8,5 tahun," ungkap Temon dikutip dari YouTube HAS Creative.

"Gue yakin banget, gue satu-satunya mahasiswa psikologi UI yang dikasih 1 semester," sambungnya.

Baca juga: Tak Terlihat Saat Abdel Berduka, Temon Jelaskan Sebabnya

Saat itu ada alasan pada akhirnya Temon diberi kelonggaran satu semester untuk menyelesaikan skripsi.

"Harusnya gue DO kalau 8,5 tahun enggak selesai," ujar Temon.

"Karena bikin skripsi kurang bagus, masih diampuni, dikasih satu semester, jadi gue lengkap (selesai kuliah) 9 tahun," jelasnya.

Lamanya masa perkuliahan sempat membuat Temon merasa kesal setiap kali ada reuni dengan teman-teman SMA.

Baca juga: Abdel Ungkap Betapa Kocaknya Temon, Hibur Pacar dengan Kisah Bawang Merah & Bawang Putih

Sebagai informasi, Temon merupakan alumni SMA Negeri 3 Jakarta yang terletak di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan.

Temon juga masuk UI lewat jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) atau jalur prestasi. 

"Gue paling kesel kalau lagi reuni SMA ditanya 'berapa lama?' Kan harus jujur," ucap Temon.

"(Jawab) 9 tahun, kaget temen gue, 'berarti bego dong lo.' Gue bilang 'masuk UI susah, ngapain keluar buru-buru,' bentuk ngelesnya gitu," kata Temon berkelakar.

Sebelum terjun ke dunia komedi, Temon juga pernah bekerja sebagai HRD dan menjalani praktek di Rumah Sakit Jiwa.

"Gue juga begitu lulus psikologi, pernah jadi HRD juga. Hampir banyak lulusan psikologi larinya ke HRD, padahal banyak loh (bidang pekerjaan lain)," ucap Temon. 

"Gue juga pernah praktek di Rumah Sakit Jiwa," lanjutnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com