Kompas.com - 17/05/2022, 20:54 WIB
Penulis Firda Janati
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Septia Yetri Opani mengungkapkan kesedihannya kini harus menjalani hidup sendiri tanpa suaminya, Putra Siregar.

Putra Siregar saat ini ditahan akibat kasus pengeroyokan yang terjadi di kawasan Senopati pada 2 Maret lalu.

Septia mengatakan, saat ini kondisi suaminya dalam keadaan sehat meskipun dia belum diperbolehkan untuk menjenguk.

Baca juga: Andika Kangen Band dan Anji Buat Lagu dari Curahan Hati Putra Siregar

"Kondisinya sehat, terakhir ketemu 10 harian karena enggak boleh jenguk kalau (alasan) enggak boleh jenguk aku enggak tahu," kata Septia Yetri saat ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (17/5/2022).

Septia mengaku sedih harus menjalani dua peran sekaligus setelah suaminya dipenjara.

"Bang Putra kan tulang punggung pemimpin keluarga, pemimpin perusahaan, tapi dia enggak ada jadi sedih saja aku harus jadi ayah sekaligus ibu. Untuk karyawan juga," kata Septia.

Baca juga: Harus Gantikan Posisi Putra Siregar, Septia: Anak-anak Sakit, Kangen Ayahnya

Ditambah lagi, Septia tidak bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama sang suami dan ketiga anaknya pada tahun ini.

"Tapi kata Bang Putra enggak apa-apa, harus ikhlas karena ikhlas itu penting. Aku enggak tau sampai kapan enggak bisa jenguk," tutur Septia.

Septia mengaku belum mengetahui kembali proses penyidikan kasus suaminya sampai mana karena semua diserahkan kepada pengacara yang lebih paham soal hukum.

Diketahui, Putra Siregar bersama Rico Valentino diduga mengeroyok MNA atau N di salah satu kafe kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada 2 Maret 2022.

Saat ini, Putra Siregar dan Rico Valentino telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari.

Penahanan keduanya akhirnya diperpanjang karena proses penyidikan belum selesai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.