Kompas.com - 17/05/2022, 20:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nicholas Sean Purnama telah benar benar menutup pintu damai dengan Ayu Thalia.

Sebagai informasi, Sean sebelumnya melaporkan Ayu Thalia atas kasus dugaan pencemaran nama baik pada 30 Agustus 2021 lalu.

Jaksa juga telah mendakwa Ayu Thalia dengan dua pasal dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara pada 10 Mei 2022 lalu.

Baca juga: Hari Ini, Ayu Thalia Akan Bacakan Eksepsi dalam Sidang Kasus dengan Nicholas Sean

Salah satu tim kuasa hukum Nicholas Sean, Junanda Wahid, menjelaskan alasan pihaknya menutup pintu damai dengan Ayu Thalia.

Menurut Junanda, tidak ada permintaan maaf dari pihak Ayu Thalia usai laporannya terhadap Nicholas Sean secara resmi dihentikan Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara.

"Saya rasa kami tetap lanjut, karena upaya perdamaian itu harusnya setelah Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) keluar. Kalau sekarang kita tetap lanjut aja. Dari terdakwa juga belum ada permintaan maaf sejak saat itu. Jadi ya sudah kita lanjut," kata Junanda saat ditemui di PN Jakarta Utara, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Ayu Thalia Bakal Buka soal Hubungannya dengan Nicholas Sean di Persidangan

"Karena pembacaan dakwaan telah dilakukan, dan Ayu sudah baca eksepsi juga. Pada saat SP3 itu keluar, tidak ada upaya maaf, ya saya rasa sudah enggak ada lagi (maaf)," lanjutnya.

Junanda menyebut, Nicholas Sean merasa namanya sudah tercemar dan meminta agar proses hukum Ayu Thalia berjalan dengan adil.

Ayu Thalia saat hadir sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (17/5/2022). Ayu Thalia terjerat kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh putra Ahok, Nicholas Sean Purnama. KOMPAS.com/VINCENTIUS MARIO Ayu Thalia saat hadir sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (17/5/2022). Ayu Thalia terjerat kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh putra Ahok, Nicholas Sean Purnama.
"Nicholas Sean pesan proses hukum seadilnya karena dia merasa sudah tercemar. Dia kan seorang mahasiswa kedokteran, yang menyembuhkan orang, bukan menganiaya. Dia juga belajar beladiri, dia ditanamkan tidak boleh melukai orang tanpa alasan," ujar Junanda.

Baca juga: Ayu Thalia Didakwa Dua Pasal, Nicholas Sean Tutup Pintu Damai

Sebagai informasi, kasus ini berawal ketika Ayu Thalia melaporkan Nicholas Sean ke Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara pada 27 Agustus 2021

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.