Kompas.com - 06/12/2021, 21:17 WIB
Ekspresi bahagia Arawinda Kirana usai jumpa pers di XXI Epicentrum kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021). KOMPAS.com/Revi C Rantung Ekspresi bahagia Arawinda Kirana usai jumpa pers di XXI Epicentrum kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktris Arawinda Kirana dan aktor Kevin Ardilovo beradu akting dalam film Yuni karya rumah produksi Fourcolour Pictures dan Starvision.

Keduanya pun tampak tidak canggung ketika beradegan mesra. Seperti beradegan ciuman hingga beradegan "panas" dengan Kevin Ardilova.

Ara, sapaan akrab Arawinda Kirana, mengaku bahwa adegan itu dilakukan secara profesional. Apalagi Kevin Ardilova bukan orang baru bagi Arawinda.

Baca juga: Kebahagiaan Arawinda Kirana Film Yuni Wakili Indonesia Seleksi Oscar 2022

“Saya casting umur 17 tahun, syuting pas 18 tahun, jadi itu sudah legal. Pertimbangan lebih ke manajemen dan orangtua saya, karena kalau saya sendiri lumayan berani untuk menyuarakan apapun dan perlu disuarakan. Isu yang penting, dibilang tabu, kalau bukan saya, siapa lagi?” kata Arawinda Kirana saat jumpa pers film Yuni di XXI Epicentrum kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).

Dara 18 tahun itu mengatakan bahwa adegan itu merupakan pesan penting yang ada dalam film Yuni. Apalagi film itu mengangkat soal isu perempuan.

“Adegan itu merupakan suara penting dari film ini. Jadi alhamdulillah manajemen dan orangtua saya melihatnya bukan hanya adegan seperti itu tapi punya makna di baliknya,” tutur Arawinda.

Baca juga: Arawinda Kirana, Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2021

Arawinda Kirana berhasil meraih Piala Citra sebagai Aktris Pemeran Utama Perempuan Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2021 pada 10 November lalu.

“Kalau saya memainkan adegan itu tapi maknanya tidak sebagus di film itu atau tidak punya makna, saya tidak akan memilihnya,” tambahnya.

Arawinda membocorkan bahwa adegan  itu merupakan salah pelepasan atau kebebasan dari karakter Yuni.

“Adegan itu bukan yang 'mengundang', tapi itu sebuah adegan di mana karakter saya melakukan pelepasan, pembebasan dari tuntutan pernikahan paksa, konotasi seksual mesum itu enggak ada, karena bermakna,” ungkap Arawinda.

Baca juga: Baru Main Film dan Langsung Menang FFI 2021, Arawinda Kirana Bangga

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.