Kompas.com - 30/11/2021, 10:39 WIB
Posan dan kuasa hukum, T. Djohansyah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021). KOMPAS.com/Revi C Rantung Posan dan kuasa hukum, T. Djohansyah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan drummer KotaK, Haposan Harianto Tobing atau biasa dikenal dengan Posan Tobing, menggugat label musik Warner Music Indonesia dan beberapa pihak.

Gugatan yang dilayangkan Posan Tobing terkait dugaan pelanggaran royalti lagu “Sayang” yang dinyanyikan oleh penyanyi Shae.

Lagu “Sayang” sendiri sudah mendapatkan 10 platinum sejak 2016 serta sempat viral.

Baca juga: Digugat Posan Tobing Rp 5 Miliar Terkait Royalti Lagu, Ini Tanggapan Warner Music Indonesia

Gugatan itu telah masuk di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan sidangnya tengah bergulir.

Kompas.com merangkumnya sebagai berikut:

1. Gugat sejak tahun lalu

Posan Tobing rupanya telah melayangkan gugatan sejak Juni 2020.

Namun, karena pandemi membuat persidangan terhambat.

Saat ini sidang kasus tersebut sudah memasuki agenda pemeriksaan dan kemarin Posan datang ditemani kuasa hukumnya, T Djohansyah.

Baca juga: Digugat Posan Tobing Rp 5 Miliar Terkait Royalti Lagu, Ini Tanggapan Warner Music Indonesia

“Hari ini kami datang ke persidangan Jakarta Pusat itu semata-mata hanya untuk mempertanyakan bagaimana hasil atau hak dari pada Posan Tobing daripada saya," kata Posan saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021).

“Kami tim kuasa hukum Posan Tobing menggugat rumah musik (Warner Music Indonesia) WMI di Indonesia dan perusahaan afiliasinya di Malaysia," tambah Djohansyah, kuasa hukum Posan Tobing.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.