Rhoma Irama Sebut Ada 40 Lagu Ciptaannya yang Direkam Ulang Sandi Record Tanpa Izin

Kompas.com - 22/04/2021, 23:15 WIB
Press conference Rhoma Irama di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (22/4/2021). Kompas.com/Cynthia LovaPress conference Rhoma Irama di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (22/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Rhoma Irama mengatakan, ada sekitar 60 lagu ciptaannya yang direkam ulang oleh Sandi Records.

Dari 60 lagu, ada 40 lagu yang direkam ulang tanpa seizinnya. Sementara, 20 lagu lainnya sudah melalui izin Rhoma Irama untuk merekam ulang lagunya.

Diketahui, Sandi Record adalah dapur rekaman ternama pada media 2000-an di Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: Rhoma Irama Sangat Sedih Tak Jalani Ramadhan Bersama Ridho

“Kalau saya enggak tahu lagunya apa, saya enggak boleh. Jadi memang yang konfirmasi ke saya atau saya izinkan hanya 20 lagu dengan persyaratan. Selebihnya ada 40 lagu,” kata Rhoma di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (22/4/2021).

Rhoma Irama mengatakan, lagunya diunggah ke akun YouTube, dicover langsung hingga dipasarkan lewat DVD tanpa ada izin tertulis darinya.

Ia mengatakan, hanya menerima Rp 150 juta dari Sandi Record untuk pembayaran 20 lagunya yang direkam ulang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Gugatan Hak Cipta Ditolak PN Surabaya, Rhoma Irama Minta Itikad Baik Sandi Record

Sementara uang Rp 375 juta dari Sandi Records diterima oleh Yanti. Yanti adalah anak buah Rhoma Irama.

“20 secara resmi 150 juta itu, yang 40 ini melalui Yanti Rp 375 juta sampai detik ini tidak pernah sampai ke saya," kata Rhoma.

Namun, Rhoma tidak pernah memberikan amanat ke Yanti untuk mengurus royalti tersebut.

Baca juga: Nantikan Duet dengan Rhoma Irama, Elvy Sukaesih: Sudah Janji Harus Ditepati

Dalam kesempatan itu, Yanti mengakui bahwa uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadinya.

“Saya memohon maaf ke Pak Haji Rhoma. Uang itu saya terima dan saya gunakan. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya mohon maaf dan mohon maaf," kata Yanti.

Sementara, Rhoma sudah memaafkan Yanti. Dia pun tak berniat membawa masalah tersebut ke pihak kepolisian.

Baca juga: Lirik Lagu Syahdu dari Rhoma Irama dan Rita Sugiarto

Meski demikian, ia akan mengajukan ke tingkat kasasi sekaligus mempidanakan Sandi Record setelah gugatan ditolak PN Surabaya.

Namun, ia memberikan kesempatan Sandi Record untuk mediasi pada Rhoma Irama. Pasalnya hingga kini pihak Sandi Record belum mempunyai itikad baik untuk minta maaf padanya karena melakukan perekaman ulang lagunya tanpa izin.

“Sebagai kuasa hukum upaya hukum tidak banding kita langsung ke kasasi. Kita kasih waktu sejak dua minggu bacakan putusan, jatuhnya tanggal 26 April,” kata kuasa hukum Rhoma Irama Iwan Ameeroeddien.

Baca juga: Lirik Lagu Dangdut Jera dari Rhoma Irama dan Riza Umami

“Pak Haji juga punya prinsip karena mewakili pemilik lagu lain. Saya berharap hak kasasi masuk dari pihak Sandi Record, datang lah baik-baik ke Pak Haji. Tujuan beliau itu bukan ngejar soal dana y, ini perbuatan pelanggaran mengejar perbuatan,” tutur Iwan.

Sebelumnya, Rhoma Irama menggugat Sandi Record ke Pengadilan Negeri Surabaya pada 25 Januari lalu.

Namun, gugatan yang dilayangkan Rhoma Irama ditolak Pengadilan Negeri Surabaya. Pihak PN Surabaya menyebut gugatan Rhoma tak jelas karena Sandi Record memiliki bukti sudah membayar Rp500 juta sesuai Undang-undang Hak Cipta.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X