Kompas.com - 29/03/2021, 14:48 WIB
Snowdrop KoreabooSnowdrop

JAKARTA, KOMPAS.com- Muncul petisi untuk menghentikan syuting drama Snowdrop yang dibintangi Jisoo BLACKPINK.

Walaupun belum resmi tayang, tapi drama ini disinyalir akan memiliki cerita yang meremehkan gerakan pro-demokrasi karena sinopsis belum resmi yang telah beredar.

Padahal, selain belum resmi tayang, sinopsis resmi drama ini sendiri juga belum dirilis. Seperti apa kronologi hingga drama Snowdrop ikut terseret masalah Joseon Exorcist?

Baca juga: Kronologi Dihentikannya Penayangan Joseon Exorcist di Episode 2

Bermula dari Joseon Exorcist

Fokus terhadap cerita Snowdrop mulai terlihat jelas ketika drama Joseon Exorcist menayangkan dua episode perdana dan ternyata dianggap telah mendistorsi sejarah Korea Selatan.

Saat petisi terhadap drama itu berujung dihentikannya drama dari jadwal penayangan, masyarakat Korea mulai melihat drama-drama lainnya secara kritis, apalagi jika drama itu mengangkat unsur sejarah di dalamnya.

Tak hanya Snowdrop, bahkan drama Mr. Queen yang telah selesai tayang kini juga telah dihapus di berbagai platform.

Masyarakat melihat sinopsis tak resmi

Netizen Korea mulai mengkritik Snowdrop setelah bagian dari sinopsis tak resmi yang mulai beredar internet.

Baca juga: Kian Serius, Petisi Penghentian Drama Snowdrop Lebih dari 100.000 Tanda Tangan

Sinopsis itu menyebut karakter utama prianya adalah mata-mata yang menyusup ke gerakan aktivis, sedangkan karakter pria lainnya adalah pemimpin tim di Badan Perencanaan Keamanan Nasional (NSP) namun digambarkan lugas dan adil.

Pada 1987 adalah tahun kunci dalam gerakan demokrasi populer Korea Selatan yang mengarah pada pembentukan republik saat ini. NSP akan menjadi bagian dari rezim otoriter pada saat itu.

Pernyataan dari JTBC

Stasiun televisi JTBC yang memproduksi drama ini sebenarnya telah memberikan pernyataan di hari petisi ini keluar.

Halaman:

Sumber Koreaboo
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X