Kompas.com - 05/03/2021, 20:36 WIB
Pongky Barata blak-blakan soal lagu Maaf yang diciptakan lantaran iri dengan Eross Candra. YouTube Pongki BarataPongky Barata blak-blakan soal lagu Maaf yang diciptakan lantaran iri dengan Eross Candra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada masanya, musisi Pongki Barata sangat dikenal sebagai vokalis band Jikustik dengan lagu-lagunya yang selalu laris di pasaran.

Namun, pada 2009, gitaris 43 tahun ini memutuskan beristirahat dari band yang membesarkan namanya tersebut.

Disusul setelahnya, ia memutuskan keluar pada 2011.

Saat menjadi bintang tamu Rian D'MASIV, Pongki mengungkapkan beberapa hal yang menguatkan alasannya hengkang.

Baca juga: Pongki Barata Bongkar Fakta Lagu Maaf, Berawal dari Iri pada Eross Candra

"Sebelumnya, gue berpikir perbedaan visi dan misi itu klise. Tapi ternyata di tahun 2009, itu terjadi di gue. Apa yang gue pikirkan ternyata cuma itu, enggak ada yang lain," tutur Pongki dikutip lewat kanal YouTube Rian Ekky Pradipta, Jumat (4/3/2021).

Selain perbedaan visi-misi, suami Sophie Navita ini mengungkap persoalan manajerial yang membuatnya tidak setuju.

"Tidak setuju bukan berarti gue benar. Misalnya, kenapa kami terima endorsment tapi angkanya enggak signifikan," lanjut Pongki.

Saat itu, pencipta lagu "Seribu Tahun Lamanya" ini juga kesulitan membagi waktu, lantaran terpisah jarak dengan rekan Jikustik lainnya.

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Aku Milikmu (Malam Ini) Milik Pongki Barata

"Kedua masalah waktu, ketika gue tinggal di Jakarta, banyak waktu tidak gue invest buat Jikustik saja. Karena rekan lain ada di Jogja," ucap Pongki.

"Contoh, gue bisa duet sama istri, bisa kerjaan yang lain pokoknya. Waktu gue enggak 100% lagi buat Jikustik," Pongki menambahkan.

Setelah hengkang dari Jikustik, Pongki diketahui membentuk The Dance Company yang meledak lewat lagu "Papa Rock n Roll".

Hingga saat ini, sudah ada total 11 album yang dihasilkan selama Pongki menjadi musisi.

Baca juga: Akui Iri pada Eross Candra, Pongki Barata: Setiap Musisi Harus Saling Menginspirasi

Di antaranya, sebanyak tujuh album bersama Jikustik, dua album bersama The Dance Company dan ada dua album solo.

Dalam album solo yang kedua, Pongki Barata mengajak kolaborasi sejumlah musisi lain, seperti Blink, KotaK, hingga Tulus.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X