Kompas.com - 17/02/2021, 20:24 WIB
Ketua KPI Agung Suprio dan dr Tirta menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier. YouTube Deddy CorbuzierKetua KPI Agung Suprio dan dr Tirta menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dikabarkan tengah meramu formula aturan baru untuk sinetron televisi di masa pandemi.

Kecemburuan sosial timbul saat KPI melayangkan teguran kepada sejumlah acara yang notabene berkategori reality show di televisi.

Para pemandu acara, termasuk Deddy Corbuzier, langsung mempertanyakan mengapa sinetron seolah menjadi anak emas yang proses produksinya dianggap tak pernah melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Deddy Corbuzier Tak Percaya Bisa 5 Bahasa Tanpa Kursus, Fiki Naki: Rumah Aja Ngontrak

Ketua KPI Agung Suprio menjelaskan bahwa saat ini KPI sedang menyusun aturan baru untuk sinetron.

"Ini formula yang sedang kami susun, yang akan kami bawa ke Satgas dan diskusikan dengan televisi," kata Agung seperti dikutip Kompas.com dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (17/2/2021).

KPI meminta setiap sinetron yang menggunakan tema masa kini memberikan edukasi terkait pandemi Covid-19 dalam beberapa adegannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Aturan Dipertanyakan Deddy Corbuzier, KPI Akan Gelar Rapat Koordinasi Bahas Prokes di Televisi

"Ada adegan-adegan yang harus menggunakan masker untuk menunjukan kita sedang berada di pandemi," ucap Agung.

Selain itu, rumah produksi sinetron juga diminta meniru proses syuting yang biasa dilakukan oleh film layar lebar dengan penerapan karantina.

"Jadi setiap orang yang di sinetron yang proses produksinya dia tidak boleh ke mana-mana, kalau keluar masuk wajib Antigen atau PCR," kata Agung.

Baca juga: KPI Beri Teguran Tertulis untuk Sinetron Buku Harian Seorang Istri

Berbagai masukan kini tengah digodok oleh KPI untuk membuat peraturan baru terkait acara-acara televisi.

Lembaga penyiaran televisi dianggap sebagai ujung tombak Satgas Covid-19 untuk mengedukasi masyarakat Indonesia agar kasus penyebaran virus corona tidak semakin meluas.

Oleh sebab itu, KPI terus berbenah memberikan aturan-aturan tegas demi segera menuntaskan pandemi.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X