Kompas.com - 18/12/2020, 17:45 WIB
Joko Anwar saat ditemui dalam acara peluncuran Samsung Galaxy S20 di Ballroom Ritz Calton, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020). KOMPAS.com/IRA GITAJoko Anwar saat ditemui dalam acara peluncuran Samsung Galaxy S20 di Ballroom Ritz Calton, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Joko Anwar mengungkap keberpihakannya mengenai isu kekerasan terhadap perempuan yang semakin marak dari hari ke hari.

Bahkan, ia menggalang dana di platform Kitabisa.com bagi para perempuan korban kekerasan.

Selain lewat aksi nyata, sutradara film Pengabdi Setan ini kerap menyelipkan keberpihakan dan realita keji perempuan dalam film-filmnya.

Baca juga: Terpanggil Lewat Kasus Baiq Nuril, Joko Anwar Galang Dana Bagi Perempuan Korban Kekerasan

Salah satu yang terkenal adalah film Perempuan Tanah Jahanam.

Dalam film tersebut, terlihat jelas Joko Anwar memilih menghadirkan tokoh perempuan yang bisa mengontrol diri dan tubuhnya sendiri.

Ia menolak patuh terhadap pandangan umum bahwa perempuan adalah makhluk lemah yang harus patuh pada laki-laki sebagai pelindungnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh peraih penghargaan Sutradara Terbaik di FFI 2020 ini.

"Film-film saya, apa pun genrenya, biasanya respons saya terhadap isu-isu politik dan sosial di Indonesia. Salah satunya yang paling saya masukkan adalah isu perempuan," ungkap Joko Anwar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Joko Anwar Galang Dana untuk Bantu Perempuan Korban Kekerasan

Menurut sutradara kelahiran 3 Januari 1976 ini, Indonesia memang sudah mulai memperjuangkan kesetaraan gender.

"Dilihat dari permukaan, kesetaraan gender di Indonesia kelihatannya sudah maju. Kita pernah punya presiden perempuan, menteri juga banyak perempuan. Bahkan di industri film, produser dan sutradara film yang berhasil malah banyakan perempuan," tutur Joko.

"Tapi di realita keseharian masih jauh dari itu," lanjutnya.

Hal tersebut didukung oleh data infografis dari Komnas Perempuan yang menyebut perempuan korban kekerasan meningkat 792 persen selama 12 tahun belakangan.

Baca juga: Abimana Aryasatya: Joko Anwar Beri Gue Kepercayaan di Industri Film Indonesia

Karena itu, melalui platform urun dana Kitabisa.com, Joko Anwar diketahui telah menggalang dana dengan akunnya sendiri untuk semua perempuan korban kekerasan.

Selain bagi perempuan korban kekerasan, hasil donasi ini juga akan diberikan sebagian bagi mereka yang membutuhkan, baik yang terkena kekerasan fisik ataupun mental.

Berikut linknya #KawanPuan - Donasi untuk Korban Kekerasan


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X