Cerita Pasha Ungu Sering Diminta Menyanyi Saat Jabat Wakil Wali Kota Palu

Kompas.com - 29/09/2020, 17:01 WIB
Pasha Ungu dalam album Di Atas Langit. (Dokumentasi Trinity Optima Production). Dok Trinity Optima ProductionPasha Ungu dalam album Di Atas Langit. (Dokumentasi Trinity Optima Production).

JAKARTA, KOMPAS.com- Penyanyi Sigit Purnomo Said atau biasa dipanggil Pasha Ungu mengaku masih kerap diminta menyanyi walaupun sudah menjabat menjadi Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Pasha dalam kanal YouTube Kuy Entertainment.

Pasha mengakui ada sebuah kejenuhan ketika terus diminta menyanyi.

"Gue ke nikahan nyanyi, sunatan nyanyi, ke kedukaan nyanyi, gila enggak. Kalau bisa nyanyi, suruh nyanyi, gue sampai bosan lho," ucap Pasha dikutip Kompas.com, Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Pasha Ungkap Cerita Menarik di Balik Nama Band Ungu

Apalagi lagu yang berjudul "Demi Waktu" seringkali menjadi permintaan banyak orang di Palu. Pasalnya lagu itu paling mudah diiringi dengan alat musik.

Belum lagi Pasha menyebut hampir setiap hari ia diminta menyanyi.

"Lima tahun menjabat lagunya itu mulu. Karena di Palu itu bisa nyanyiin (Demi Waktu) kan (pakai) organ tunggal. Jadi masih sih kalau itu (diminta nyanyi), over malah, bayangin kalau sehari ada 10 kali kegiatan, berarti 10 kali nyanyi," tutur Pasha.

Baca juga: Setia Dampingi Pasha Ungu, Adelia: Saya Support Apa yang Dilakukan Suami

Dalam obrolan sebelumnya, Pasha menjelaskan mengenai sejarah nama band Ungu.

Di situ, Pasha juga mengaku bukan menjadi salah satu pencetus dari nama Ungu. Pasalnya ia bergabung setelah Ungu berjalan tiga tahun kemudian.

Nama Ungu diambil ketika nama-nama sebuah band atau grup vokal saat itu marak menggunakan nama-nama warna.

"Ungu terlalu feminis gitu kan, cuman memang tren di masa itu banyak band yang menggunakan nama-nama warna, sebut saja Jingga, warna, terus ada merah maroon," ujar Pasha menambahkan.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X